saving

Pertanyaan Klasik Terjawab: Apa Investasi Paling Aman?

Senin, 13 Februari 2023 | 20:37 WIB
pertanyaan paling klasik adalah apa investasi yang paling aman? (Muhammad SA/Instagram/@emasantamindonesia)

Tak hanya itu, properti rumah kini lagi lesu karena pembelian tidak bereaksi cepat. Tak ayal,

kenaikan suku bunga yang agresif juga berpengaruh pada kenaikan harga properti.

Rossanto menambahkan obligasi atau surat hutang juga mendapatkan pengaruh signifikan dari kenaikan suku bunga BI, termasuk obligasi syariah negara atau sukuk negara yang memberikan keuntungan dengan sistem bagi hasil. Dalam hal itu, pengaruh kenaikan suku bunga BI akan mengakibatkan bunga deposito (tabungan) naik.

Baca Juga: Besok Sudah Senin, Ini Kata-kata Motivasi Buat Kamu yang Besok Kerja

Artinya suku bunga pinjaman dan obligasi pun naik, termasuk suku negara imbal hasilnya naik. Terlebih kepercayaan investor terhadap penerbitan obligasi dan sukuk negara masih sangat baik.

“Kalau mempertahankan suku bunga, ya, kemungkinan tidak ada orang yang mau membeli.

Meski obligasi di Indonesia termasuk kategori aman, lantaran pemerintah Indonesia selalu tepat

dalam membayar hutang pokok maupun bunga,” kata dosen FEB UNAIR itu.

Obligasi pemerintah Indonesia bukan tanpa alasan, sambungnya, langkah pemerintah Indonesia dalam menerbitkan obligasi dan sukuk negara juga mempertimbangkan keadaan pasar dan kebutuhan dana hutang.

“Pemerintah Amerika hutangnya jauh lebih gede dari Indonesia yakni 120 persen dari Produk

Domestik Bruto (PDB). Pemerintah Indonesia pun masih memiliki kredibilitas sehingga hal

tersebut dapat memberikan kepercayaan pada investor,” ujarnya.

Jadi apa dong yang paling aman? 

“Aset paling aman ya emas, emas itu harganya akan naik serta cepat dikonversikan ke uang. Saat suku bunga naik, harga penjualan emas turun, hal itulah yang mendorong masyarakat mengalihkan kepemilikan asetnya menjadi emas,” ujarnya.

Halaman:

Tags

Terkini