PejuangKantoran.com - Ketika menonton trailer Ice Cold: Murder, Coffee and Jessica Wongso, kita langsung diingatkan betapa hebohnya pemberitaan kasus kematian Mirna Salihin yang dikenal dengan kasus kopi sianida, tahun 2016 lalu.
Film dokumenter keluaran Netflix ini menyoroti kasus hukum pembunuhan Mirna Salihin oleh terdakwa Jessica Wongso. Jessica diduga memasukkan sianida ke dalam kopi pesanan Mirna saat keduanya bertemu di sebuah kafe Olivier di Grand Indonesia.
Kasus Jessica Wongso, yang kini tengah menjalani hukuman penjara 20 tahun karena terbukti bersalah, tidak dipungkiri sangat menarik perhatian di Indonesia. Bahkan rating pemberitaan kasus ini melewati rating tinggi sinetron.
Baca Juga: 8 Drama Korea yang Bakal Tayang Oktober 2023, Ada Cha Eun-woo dan Bae Suzy!
Ice Cold: Murder, Coffee and Jessica Wongso yang berdurasi 1 jam 26 menit ini mengungkapkan beberapa fakta menarik, mengenai apa saja yang terjadi di pengadilan melalui penuturan para nara sumber yang saat itu memang hadir di persidangan.
Film yang diproduksi Beach House Pictures, rumah produksi independen terbesar di Asia, menghadirkan wawancara eksklusif dengan Jessica Wongso.
Selain itu juga narasumber lain seperti ayah dan saudara kembar Mirna, pengacara Jessica, tim jaksa penuntut, manajer dan barista restoran, hingga jurnalis yang mendalami kasus tersebut.
Alur cerita cukup runtun sesuai waktu kejadian, disela dengan sesi tanya jawab narasumber yang cukup obyektif.
Awal film menampilkan peristiwa yang terjadi dari sudut pandang manager restoran dan barista, serta bagaimana perasaan ayah dan Sandy (saudara kembar Mirna) atas kejadian yang menimpa Mirna.
Dari situ penonton diajak mengenal watak dan karakter ayah Mirna yang bertekad mencari tahu siapa yang membunuh anaknya.
Baca Juga: Siap Termellow-mellow dan Tunggu Konser James Arthur di Jakarta!
Diperlihatkan, bagaimana sang ayah, Edi Darmawan Salihin, selalu membawa pistol kemana-mana, termasuk saat melakukan wawancara dengan tim rumah produksi.
Kesaksian Sandy -yang sekarang memilih tinggal di Jerman untuk menenangkan diri, mencoba menjelaskan seperti apa karakter kembaran Mirna ini.
Lalu, narasi cerita menuturkan bagaimana tim penyidik bekerja hingga sampai akhirnya ke pengadilan.
Di sini, narasumber tidak lagi dari sisi Mirna, melainkan ke pihak jaksa penuntut, dan saksi. Yang paling menarik, dari pihak pengacara Jessica Wong yang ditunjuk, yaitu Otto Hasibuan.
Artikel Terkait
Kampanye Bijak Garam, Upaya Mengurangi Konsumsi Garam demi Jantung Sehat
In Memoriam: Michael Gambon, Pemeran Dumbledore di Film Harry Potter
Meski Putri Ariani Dapat Peringkat 4 di AGT 2023, Simon Cowell Prediksi Sesuatu akan Terjadi
Saat Berangkat Kerja, Seorang Wanita Ditusuk Orang Tak Dikenal di Mal Central Park hingga Tewas
Tiga Tahun Berdiri, KKV yang Terkenal sebagai Surga Mi Instan Sudah Membuka 1000 Toko
8 Drama Korea yang Bakal Tayang Oktober 2023, Ada Cha Eun-woo dan Bae Suzy!