PejuangKantoran.com - Terungkap alasan mengapa orang Jepang tak bisa lepas dari smartphone atau ponsel pintar dalam keseharian mereka?
"Smartphone atau ponsel pintar sudah seperti soulmate bagi kami orang Jepang," kata President of Mobile Communication Business Unit Sharp Corporation Shigeru Kobayashi di Jakarta, Rabu (6/12/2023).
Presiden of Mobile Communication Business Unit Corporation Sharp Corporation Shigeru Kobayashi mengungkapkan kebiasaan orang Jepang seperti dirinya saat peluncuran smartphone premium atau smartphone flagship atau ponsel pintar flagship, maupun ponsel pintar premium Sharp Aquos R.
Baca Juga: Daging Sapi Australia Lebih Empuk daripada Daging Sapi Lokal Indonesia, Kok Bisa?
Ada dua seri Sharp Aquos R untuk ponsel pintar flagship atau ponsel pintar premium atau smartphone flagship, maupun smartphone premium andalan Sharp Corporation Jepang itu.
Yang pertama adalah smartphone flagship atau smartphone premium atau ponsel pintar flagship, maupun ponsel pintar premium Sharp Aquos R8s.
Sharp merilis harga jual di Indonesia sekitar Rp 13 juta per unit untuk ponsel pintar flagship atau ponsel pintar premium atau smartphone flagship, maupun smartphone premium Sharp Aquos R8s.
Sementara, yang kedua adalah ponsel pintar flagship maupun ponsel pintar premium atau smartphone premium ataupun smartphone flagship Sharp Aquos R8s Pro yang berbanderol sekitar Rp 15 juta di Indonesia per unitnya.
Smartphone flagship
Selanjutnya, Shigeru Kobayashi, President of Mobile Communication Business Unit Sharp Corporation memaparkan bahwa orang Jepang selalu membawa ponsel pintar tatkala berbelanja.
"Orang Jepang pun suka memotret binatang peliharaan dan pemandangan," kata Shigeru Kobayashi.
Baca Juga: Pernah Coba Jalan Mundur? Ternyata Ada Manfaatnya Buat Tubuh
"Orang Jepang juga suka memfoto makanan," imbuh Shigeru Kobayashi.
"Pokoknya, apa pun difoto oleh orang Jepang," tutur Shigeru Kobayashi.
Sementara itu, di saat bersamaan, Presiden Direktur PT Sharp Electronics Indonesia atau SEID Shinji Teraoka berkisah tentang pengalaman dirinya menggunakan ponsel pintar di Indonesia dan negara asalnya, Jepang.
Artikel Terkait
8 Kriteria yang Dimiliki Tim yang Solid, Punya Rasa Memiliki dan Berani Mengambil Risiko
Plastik Ramah Lingkungan Tersemat di Smartphone Premium, Ini Faedahnya
Sah, Jamu Ditetapkan Jadi Warisan Budaya Takbenda UNESCO di Bostwana
Mengapa Sektor Perbankan dan Keuangan Butuh Banyak Karyawan dengan Latar Belakang Teknik?
Women From Rote Island: Tingginya Kasus Pelecehan Seksual di Balik Keindahan Alam Pulau Rote
Mau Mengurangi Konsumsi Gula? Ada 4 Pengganti Gula yang Direkomendasikan Para Ahli!
Dirut Sido Muncul: Warisan Budaya Takbenda UNESCO Harus Berdampak terhadap Industri Jamu Indonesia