PejuangKantoran.com - Aktor “Friends” Matthew Perry meninggal akibat “efek akut ketamin” dan kemudian tenggelam. Hal ini disebutkan dalam laporan autopsinya.
Laporan tersebut, yang dirilis pada hari Jumat oleh Kantor Pemeriksa Medis Los Angeles, menunjukkan darah Matthew Perry dinyatakan positif mengandung ketamin. Ketamin adalah obat yang diketahui dapat mengobati depresi dan kecemasan.
“Pada tingginya tingkat ketamin yang ditemukan dalam spesimen darah postmortemnya, efek mematikan utama akan disebabkan oleh stimulasi berlebihan pada kardiovaskular dan depresi pernapasan,” kata laporan tersebut tentang penyebab kematian Matthew Perry.
Baca Juga: Jangan Percaya Saran Klise Ini Jika Ingin Sukses, karena Justru Bisa Bikin Kamu Merasa Gagal!
"Faktor penyebab lain dari kematiannya termasuk tenggelam, penyakit arteri koroner, dan efek buprenorfin."
Kematian tersebut dinyatakan sebagai kecelakaan, menurut laporan itu.
Perry “dilaporkan menerima terapi infus ketamin untuk depresi dan kecemasan,” kata laporan otopsi.
Laporan tersebut lebih lanjut menjelaskan bahwa ketamin memiliki kegunaan medis dan bedah sebagai obat bius dan juga dikenal sebagai obat rekreasional “terutama karena sifatnya yang 'disosiatif', yang menunjukkan terputusnya hubungan antara pikiran dan tubuh. Ini juga dapat memiliki efek halusinasi dan psikedelik berdurasi singkat.”
Baca Juga: Di tengah Melonjaknya Kasus Covid-19 di Indonesia, Kok Susah Cari Tes PCR ?
Perawatan terakhir Perry yang diketahui adalah satu setengah minggu sebelum kematiannya, menurut otopsi, jauh melampaui waktu yang masih ada dalam sistemnya sejak perawatan tersebut.
Pada Oktober lalu, Perry ditemukan oleh asistennya, tak sadarkan diri dalam posisi tertelungkup di jacuzzi rumahnya di Malibu.
Aktor berusia 54 tahun itu ditemukan “tidak sadarkan diri di jacuzzi yang berdiri sendiri,” kata juru bicara Departemen Pemadam Kebakaran LA kepada CNN dalam sebuah pernyataan pada saat itu.
Seorang asisten yang tinggal di rumah menemukan tubuh Perry yang tidak responsif di kolam setelah pulang dari menjalankan tugas, ringkasan investigasi dari laporan otopsinya menunjukkan.
“Asisten melompat ke dalam kolam, memindahkan orang yang meninggal ke posisi duduk di tangga, dan menelepon 911,” kata laporan itu.
Artikel Terkait
Ditayangkan Tengah Malam di JAFF18, Pemukiman Setan Suguhkan Pengalaman Horor yang Berbeda
Bali Utara Bisa Jadi Alternatif Buat yang Mau Menghindari Kemacetan Saat Libur Natal dan Tahun Baru
Pesan atau Filosofi Jangan Bawa Pisau Tumpul ke Kompetisi Memasak
Pisau Tumpul Vs Pisau Tajam di Lomba Memasak, Siapakah Pemenangnya?
Memotong Daging dan Ikan dengan Pisau Tajam, Mana Lebih Sulit?
Jangan Tersinggung Dulu, Ini Alasan Kenapa Mie Lethek Disebut Mie Terjelek di Dunia
Pijak Bumi, Brand Sepatu Lokal Daur Ulang yang Dipakai Ganjar Pranowo Saat Debat Pertama Capres
Yes...! Lineup 2 Golden Disc Awards 2024 Sudah Diumumkan: Ada LE SSERAFIM, IVE, dan TXT!
Benarkah NONSTOP adalah Proyek Film Baru Iko Uwais bareng Jet Li, Ma Dong Seok, dan Tony Jaa?
5 Tanda Kamu Butuh Asisten atau Sekretaris yang Bisa Membantu Tugas-tugas Administratif
Pengen Tahu Kiblat Pisau Tajam di Dunia, Simak Ini
Hermanto Tan, Tukang Insinyur Pecinta Pisau yang Sedang Patenkan Pengasah Pisau Buatan Indonesia
4 Tipe Karyawan Bermasalah yang Bakal Susah Diarahkan di Kantor karena Mengganggu
Gubernur Jepang Kengo Oishi Diminta Mundur Usai Bolos Kerja demi Menonton Cristiano Ronaldo Bertanding
Seperti Apa Busana untuk Wawancara Kerja yang Rapi tapi Tidak Berlebihan? Coba Tanya Ordal!
Di tengah Melonjaknya Kasus Covid-19 di Indonesia, Kok Susah Cari Tes PCR ?
Bukan Nepo Baby, Devano Danendra Tepis Stigma Mudah Berkarir di Dunia Hiburan karena Dia Anak Iis Dahlia
Suka Mengantuk Tiap Pukul 15.00? Ini Trik untuk Mengatasi Rasa Lelah dan Meningkatkan Konsentrasi!
Jangan Percaya Saran Klise Ini Jika Ingin Sukses, karena Justru Bisa Bikin Kamu Merasa Gagal!