PejuangKantoran.com - Rasanya tidak ada perusahaan yang mau mempekerjakan karyawan bermasalah, baik dalam sikap, kemampuan, atau pun pengalaman dan latar belakangnya.
Namun, yang dimaksud "karyawan bermasalah” di sini bukan seseorang yang tidak jujur, malas, tidak dapat diandalkan, atau berjiwa culas.
Karyawan bermasalah merujuk pada orang yang punya bakat, atau setidaknya sedang berkembang, serta punya komitmen dan semangat untuk pekerjaan. Namun, ia tidak mampu mengelolanya.
Pada dasarnya ada beberapa tipe karyawan bermasalah yang menurut Emily Reynolds Bergh, pendiri R Public Relations Firm:
1. Karyawan yang needy
Biasanya, ini karyawan muda yang relatif belum berpengalaman. Namun, dia sangat tajam dan optimis, serta membuat orang terkesan dengan keinginannya untuk berprestasi.
Masalahnya, karyawan yang needy seperti tidak bisa melakukan apa pun tanpa petunjuk dari atasan. Padahal, atasan tidak mengharapkan karyawan yang harus “diasuh” setiap waktu.
Emily menganjurkan untuk memberikan mentor untuk karyawan seperti ini, untuk mengajarkan berbagai pekerjaan lewat serangkaian pelajaran berbasis tugas. Tujuannya adalah untuk mengembangkan keahlian dan kepercayaan dirinya.
Cara ini bisa membuat karyawan yang needy menjadi bekerja jauh lebih mandiri dan lebih efektif. Dari karyawan ini Emily belajar bahwa anggota tim membutuhkan pelatihan, bukannya dimanjakan.
“Jika kamu ingin karyawan tumbuh dewasa, perlakukan mereka seperti orang dewasa,” katanya.
Baca Juga: Megan Domani Kecele Waktu Syuting Bad Boys Vs Crazy Girls 2 di Paris bareng Devano Danendra
Ada karyawan yang tidak ingin diganggu di luar jam kantor, tetapi ada juga yang justru bersikap sebaliknya. Mungkin karena ingin membuktikan dirinya adalah yang terbaik, karyawan yang suka carmuk (cari muka) cenderung ingin terus melaporkan apa yang dia lakukan pada atasannya.
Atasan akan menerima telepon, pesan singkat, dan email terus-menerus sepanjang waktu, bahkan di akhir pekan, hari libur, dan hari raya. Karyawan ini seperti tidak memiliki batasan.
Artikel Terkait
Bertanya saat Wawancara Kerja Boleh, tapi Jangan Bertanya Tentang Hal Ini!
Mengasah Pisau, dari Hobi dan Kebutuhan, Terbitlah Cuan
5 Skill Set yang Diperlukan Product Manager untuk Membangun Loyalitas Pelanggan dan Produk Diterima Pasar
Agar Tidak Kecewa, Begini Cara Menyampaikan bahwa Karyawan Belum Siap untuk Dipromosikan
3 Hal yang Harus Ditingkatkan Agar Kamu Pantas Mendapatkan Promosi Jabatan
Jika Ingin Cepat Naik Jabatan, Cobalah Mulai Membuat Individual Development Plan. Apa Itu?
5 Tanda Kamu Membutuhkan Virtual Assistant atau Executive Assistant!