Nyaris Tak Ada Warga yang Menyambut Kelahiran Yesus Kristus di Kota Kelahirannya, Bethlehem

photo author
Josephus Primus, Pejuang Kantoran
- Senin, 25 Desember 2023 | 06:11 WIB
Sebuah lorong di kota Bethlehem. Saat ini warga kota tersebut nyaris tak ada yang menyambut kelahiran Yesus Kristus. (Pexels/Sameeh Karram)
Sebuah lorong di kota Bethlehem. Saat ini warga kota tersebut nyaris tak ada yang menyambut kelahiran Yesus Kristus. (Pexels/Sameeh Karram)

PejuangKantoran.com - Bethlehem atau Betlehem adalah nama yang paling sering muncul saat Hari Natal, 25 Desember.

Bethlehem atau Betlehem sejak zaman dulu adalah kota yang disebut dalam teks kitab suci umat Kristiani.

Betlehem atau Bethlehem adalah kota kelahiran Yesus Kristus, Juruselamat Dunia seturut iman Kristiani.

Betlehem di masa sekitar 2000 tahun silam adalah gambaran kota kecil, sepi, dan hening.

Dalam situasi seperti itulah, Maria melahirkan Yesus di kandang domba.

Maria dan Yusuf, suaminya, menempatkan bayi Yesus di palungan.

Di masa Yesus, Bethlehem adalah daerah Yudea yang masuk dalam wilayah Israel.

Kala itu, Israel adalah daerah jajahan Kekaisaran Romawi.

Di masa kini, Bethlehem adalah kota yang masuk wilayah Tepi Barat, Palestina.

Letak Betlehem sekarang sekitar 10 kilometer di selatan Yerusalem.

Selain menjadi kota penting bagi umat Kristiani, Bethlehem juga menjadi kota penting bagi pemeluk agama Yahudi alias orang-orang Israel.

Di kota Betlehem, ada makam Rahel.

Rahel adalah istri Yakub, cikal bakal nenek moyang orang Yahudi.

Yakub memiliki 12 anak yang menjadi awal dari suku-suku Israel sampai sekarang.

Bethlehem atau Betlehem

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Josephus Primus

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X