Kisah Van Jhoov, Irma Rihi, dan Linda Adoe Bergabung dalam Film Women From Rote Island

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Senin, 19 Februari 2024 | 22:34 WIB
Film Women from Rote Island merekrut banyak pemain asli dari Nusa Tenggara Timur. (Instagram/WomenFromRoteIsland/CoverBothSide.com)
Film Women from Rote Island merekrut banyak pemain asli dari Nusa Tenggara Timur. (Instagram/WomenFromRoteIsland/CoverBothSide.com)

“Pertama kali saya lihat Irma, matanya agak basah. Saya merasa ada hal yang lain di dalam diri dia. Saya pancing dia dengan dua lembar naskah, oh dia bisa akting.

“Ada beberapa bagian yang kurang, bisa diasah. Dengan matanya yang berkaca-kaca atau sering basah yang saya lihat ketika itu, ini tokoh yang sangat kuat.

Baca Juga: RS Pusat Pertahanan Nasional Setinggi 28 Lantai di Bintaro Menjadi RS TNI Terbesar di Indonesia

“Saya lalu banyak ngobrol, berdiskusi berjam-jam, sehingga saya memutuskan Irma lah yang akan memerankan tokoh Martha!” terang sutradara Jeremias Nyangoen.

3. Linda Adoe adalah ASN di Kantor Kecamatan

Saat mendengar kabar tentang adanya casting melalui Kantor Dinas Pariwisata Rote Ndao, Linda Adoe (pemeran Mama Orpa) mengaku tidak tertarik dan merasa tidak ada bakat.

Aktris yang bekerja di Kantor Kecamatan Rote Barat ini meragukan ada tim produksi film yang sampai bela-belain datang ke NTT.

Baca Juga: Procurement, Divisi Pengadaan Barang dan Jasa yang Butuh Keterampilan Strategi dan Negosiasi

“Singkat cerita ketika sedang menghadiri suatu acara, ada orang yang sedang mencari tokoh Orpa dan melihat saya. Mereka ingin saya main, sampai menghubungi dan mengikuti saya ke rumah.

“Saya ditodong untuk ikut casting. Ya, saya ikut saja dan tidak menyangka akan lolos. Seminggu setelah dikabari lolos diberitahu harus ikut casting lagi karena ada pemain-pemain lain calon Orpa juga.

“Saya dites casting langsung oleh bapak sutradara. Setelah itu, saya tidak dipanggil lagi. Saya pikir, ya sudahlah. Yang penting sudah punya pengalaman.

“Ternyata, 3 atau 4 minggu kemudian ditelepon, saya terpilih sebagai Orpa, dan ya, akhirnya dijalani!” celoteh Linda.

Baca Juga: Jenis-jenis Procurement dan Tahapan dalam Proses Pengadaan Barang dan Jasa

4. Adegan kekerasan di film tidak sekeras realitanya

Sedikit film Indonesia yang berani menampilkan adegan kekerasan. Itu sebabnya beberapa adegan di Women From Rote Island terlihat vulgar.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X