Hanya Berselisih Satu Hari, Bunga Sakura Akan Bermekaran di Berbagai Kota di Jepang, Bermula dari Tokyo

photo author
Josephus Primus, Pejuang Kantoran
- Jumat, 23 Februari 2024 | 12:48 WIB
Hanami Matsuri, festival bunga sakura di Jepang (tangkap layar / YouTube )
Hanami Matsuri, festival bunga sakura di Jepang (tangkap layar / YouTube )

PejuangKantoran.com - Prediksi laman Weather Map Jepang dalam informasi terkininya menyebut, hanya berselisih satu hari, untuk kali pertama di tahun 2024, bunga sakura akan bermekaran di berbagai kota di Jepang.

"Bermula dari Tokyo," kata prediksi laman Weather Map Jepang sebagaimana laporan laman mainichi.co.jp edisi Kamis 22 Februari 2024.

"Diperkirakan kali pertama bunga sakura mekar tahun 2024 ini pada 18 Maret," kata media itu.

Prediksi lain menyebut, kali pertama bunga sakura mekar pada 2024 ini jatuh pada 17 Maret.

Kota-kota di Jepang

Prediksi juga menyebutkan, kali pertama bunga sakura mekar tahun ini di Fukuoka pada 19 Maret 2024.

Berturut-turut, kali pertama bunga sakura mekar tahun ini di kota-kota di Jepang semisal di Nagasaki dan Yokohama pada 20 Maret 2024.

Nagoya dapat giliran kali pertama bunga sakura mekar tahun ini pada 21 Maret 2024.

Pada 22 Maret 2024, kali pertama bunga sakura mekar tahun ini di Osaka.

"Di tahun 2024 ini, diprediksi bunga sakura mekar pada 5 hingga 10 hari lebih awal daripada jadwal sebagaimana lazimnya di berbagai wilayah di Jepang," kata hasil reportase Weather Map Jepang.

Weather Map Jepang juga menyebut varietas bunga sakura Somei Yoshino dalam pengamatan badan meteorologi di 53 lokasi khusus akan mekar mulai dari Hokkaido yang merupakan wilayah Jepang bagian utara dan di Pulau Kyushu yang juga wilayah Jepang bagian utara jauh.

Somei Yoshino adalah varietas bunga sakura satu-satunya yang mekar pada musim panas di Jepang.

Varietas bunga sakura lainnya di daerah Atami dan Kawasu di Prefektur Shikuoza mulai mekar di musim dingin.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Josephus Primus

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X