PejuangKantoran.com - Ulasan pasar saham dari Samuel Kesuma, Senior Portfolio Manager, Equity PT Manulife Aset Manajemen Indonesia atau MAMI menunjukkan bahwa investor asing, umumnya lebih menyukai pemimpin baru yang melanjutkan kebijakan pemerintahan sebelumnya.
"Dalam jangka pendek, investor pasar saham menyambut positif hasil Pemilu," kata Samuel Kesuma.
Indonesia baru saja merampungkan Pemilu 2024 pada 14 Februari 2024.
Pada Pemilu itu, 205 juta rakyat Indonesia yang punya hak pilih sudah menentukan pilihan presiden hingga anggota legislatif.
Samuel Kesuma mengatakan, alasan para investor, terlebih investor asing berkenaan dengan pemimpin baru yang melanjutkan kebijakan pemerintahan sebelumnya lantaran preferensi investor.
"Preferensi investor adalah untuk kestabilan dan minimnya risiko dari perubahan kebijakan yang ekstrem," ujar Samuel Kesuma.
Pemilu 2024
Lantas, Pemilu 2024 yang akhirnya berlangsung hanya satu putaran itu, untuk sementara, kata Samuel Kesuma, juga mendapat sambutan persepsi positif investor pasar saham.
Alasannya, Pemilu satu putaran memperbesar potensi komitmen dana investasi langsung pada tahun ini, 2024.
Ke depannya, kata Samuel Kesuma dalam rilis media MAMI pada 21 Februari 2024 yang diterima PejuangKantoran.com, investor akan memonitor rencana kebijakan ekonomi dan calon anggota kabinet dari pemerintahan yang baru.
Tujuannya, untuk memprediksi arah pertumbuhan ekonomi di tahun-tahun mendatang.
Artikel Terkait
5 Rekomendasi Parfum Tahan Lama Murah Meriah dengan Harga di Bawah Rp100 Ribu
Dapat Hadiah dari Presiden Rusia Vladimir Putin, Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un Diduga Bertambah Koleksi Mobilnya
Kemampuan Berpikir Strategis, Soft Skill Paling Dibutuhkan di Dunia Kerja Saat Ini
Pejuang Kantoran Kurang Produktif Bekerja, Jerman Mulai Terapkan 4 Hari Kerja dalam Seminggu
Kerja 4 Hari dalam Seminggu, Benarkah Hari Kerja yang Pendek di Kantor Bisa Naikkan Produktivitas Karyawan?
WHO: Setelah Covid-19, Tantangan Dunia Berikutnya adalah Wabah Campak
7 Skill yang Perlu Dimiliki Tim Procurement untuk Memandu Keputusan Pembelian di Perusahaan
Profil dan Perjalanan Karier Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) Sebelum Jadi Menteri ATR/BPN di Kabinet Jokowi
"Akal-akalan" Singapura yang Bikin Taylor Swift Tidak Menggelar Konser di Negara Asia Tenggara Lainnya