PejuangKantoran.com - Di tengah ramainya film-film horor yang mencekam seperti Vina Sebelum 7 Hari dan Malam Pencabut Nyawa, film keluarga yang menguras air mata ternyata masih punya pasarnya sendiri.
Hal itu terbukti ketika film Thailand How To Make Millions Before Grandma Dies diedarkan di Indonesia sejak 15 Mei 2024 oleh Falcon Pictures.
Film ini mengusung tema yang sederhana, tentang anak muda putus kuliah, M (Putthipong “Billkin” Assaratanakul) yang meninggalkan pekerjaannya sebagai game caster untuk merawat neneknya, Amah (Usha Seamkhum) yang mengidap kanker stadium akhir.
Baca Juga: Terus-terusan Mengeluh karena Stres Ternyata Tidak Memberikan Dampak yang Kamu Inginkan
Pada bagian awal, penonton dipaksa “bersabar” dengan dialog-dialog panjang berbahasa Thailand (yang membuat mata harus fokus membaca subtitle), dan mengikuti alur ceritanya yang lambat.
Namun memasuki pertengahan hingga akhir, film berdurasi 2 jam 6 menit itu sukses membuat penonton berderai air mata karena mengingat kenangan indah dengan nenek mereka masing-masing.
How To Make Millions Before Grandma Dies bukan hanya relate dengan kehidupan berkeluarga yang penuh dinamika, yang membuat penonton tertawa, terganggu, dan sedih.
Hati siapapun akan hangat ketika nenek hadir di tengah-tengah kita, tetapi juga iba membayangkan kesunyian yang mendera nenek setelah anak cucunya pulang ke rumah masing-masing.
Tidak heran, hingga hari ke-15 penayangannya di bioskop, How To Make Millions Before Grandma Dies sudah ditonton 2.290.288 orang!
Ajang debut pemain utama
How To Make Millions Before Grandma Dies, yang menjadi film terbesar Thailand tahun ini, disutradarai oleh Pat Boonnitipat (34).
Baca Juga: Contoh Email Bahasa Inggris bahwa Kamu Ingin Mengundurkan Diri pada Masa Probation
Film ini memang menyajikan kisah sebuah keluarga dengan berbagai gejolak di dalamnya, namun tidak terpancing untuk menciptakan konflik dengan perseteruan yang berlebihan.
Kisahnya memberi pesan yang mendalam, bahwa masih banyak anak dan cucu-cucu yang begitu tumbuh besar perlahan lupa betapa mereka pernah begitu dicintai oleh keluarganya.
Kesibukan kerja dan kehidupan yang baru setelah membangun keluarga membuat banyak generasi muda melupakan pentingnya meluangkan waktu bersama orangtua.
Artikel Terkait
5 Alasan Resign dari Pekerjaan Baru Jika Merasa Tidak Cocok Sejak di Masa Percobaan
Begini Cara Berhenti dari Pekerjaan Baru yang Sedang Kamu Jalani Masa Probation-nya
7 Instansi dan Kementerian yang Buka Formasi CPNS 2024
Siap-siap, Cek Jadwal Pendaftaran CPNS 2024 Kapan Dibuka: Jangan Sampai Ketinggalan
Qatar Airways Peringkat Pertama Maskapai Penerbangan Terbaik 2024, Adakah Maskapai Indonesia?
Bette Nash, Pramugari American Airlines dengan Jam Terbang Terlama di Dunia, Meninggal Dunia
Lembaga Penelitian WRI Indonesia Buka Lowongan Consultant as Content Officer for Tanah Papua