Raih 2 Juta Penonton, Ini Penyebab How To Make Millions Before Grandma Dies Relate dengan Indonesia

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Kamis, 30 Mei 2024 | 18:10 WIB
Film Thailand How to Make Millions Before Grandma Dies berhasil meraih 2.290.288 pada hari ke-15 penayangannya. (IMDb)
Film Thailand How to Make Millions Before Grandma Dies berhasil meraih 2.290.288 pada hari ke-15 penayangannya. (IMDb)

PejuangKantoran.com - Di tengah ramainya film-film horor yang mencekam seperti Vina Sebelum 7 Hari dan Malam Pencabut Nyawa, film keluarga yang menguras air mata ternyata masih punya pasarnya sendiri.

Hal itu terbukti ketika film Thailand How To Make Millions Before Grandma Dies diedarkan di Indonesia sejak 15 Mei 2024 oleh Falcon Pictures.

Film ini mengusung tema yang sederhana, tentang anak muda putus kuliah, M (Putthipong “Billkin” Assaratanakul) yang meninggalkan pekerjaannya sebagai game caster untuk merawat neneknya, Amah (Usha Seamkhum) yang mengidap kanker stadium akhir.

Baca Juga: Terus-terusan Mengeluh karena Stres Ternyata Tidak Memberikan Dampak yang Kamu Inginkan

Pada bagian awal, penonton dipaksa “bersabar” dengan dialog-dialog panjang berbahasa Thailand (yang membuat mata harus fokus membaca subtitle), dan mengikuti alur ceritanya yang lambat.

Namun memasuki pertengahan hingga akhir, film berdurasi 2 jam 6 menit itu sukses membuat penonton berderai air mata karena mengingat kenangan indah dengan nenek mereka masing-masing.

How To Make Millions Before Grandma Dies bukan hanya relate dengan kehidupan berkeluarga yang penuh dinamika, yang membuat penonton tertawa, terganggu, dan sedih.

Hati siapapun akan hangat ketika nenek hadir di tengah-tengah kita, tetapi juga iba membayangkan kesunyian yang mendera nenek setelah anak cucunya pulang ke rumah masing-masing.

Tidak heran, hingga hari ke-15 penayangannya di bioskop, How To Make Millions Before Grandma Dies sudah ditonton 2.290.288 orang!

Ajang debut pemain utama

How To Make Millions Before Grandma Dies, yang menjadi film terbesar Thailand tahun ini, disutradarai oleh Pat Boonnitipat (34).

Baca Juga: Contoh Email Bahasa Inggris bahwa Kamu Ingin Mengundurkan Diri pada Masa Probation

Film ini memang menyajikan kisah sebuah keluarga dengan berbagai gejolak di dalamnya, namun tidak terpancing untuk menciptakan konflik dengan perseteruan yang berlebihan.

Kisahnya memberi pesan yang mendalam, bahwa masih banyak anak dan cucu-cucu yang begitu tumbuh besar perlahan lupa betapa mereka pernah begitu dicintai oleh keluarganya.

Kesibukan kerja dan kehidupan yang baru setelah membangun keluarga membuat banyak generasi muda melupakan pentingnya meluangkan waktu bersama orangtua.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: The Strait Times, IMDb, Screendaily

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X