PejuangKantoran.com - Mendengar judul filmnya, penonton akan langsung tahu tema apa yang diangkat di film ini.
Ipar Adalah Maut mengungkapkan konflik dalam keluarga yang cukup kompleks di mana hubungan rumah tangga rusak karena orang ketiga.
Pada awalnya, pernikahan Nisa (Michelle Ziudith) dengan Aris (Deva Mahenra) berjalan dengan mulus sampai ketika adik Nisa, Rani (Davina Karamoy), tinggal serumah dengan pasangan tersebut.
Baca Juga: Lowongan Corporate Communications Specialist di Tanoto Foundation buat yang Suka Mengolah Data
Kebiasaan Rani mengenakan baju sexy di rumah membuat Aris tertarik dan akhirnya berselingkuh dengan adik iparnya.
Setelah mengetahui perselingkuhan tersebut, Nisa ingin bercerai dengan Aris. Namun, permintaan sang ibu yang sakit membuat dirinya harus menahan diri dan bersedia tinggal satu atap bersama suami dan adiknya, sekaligus mengurus sang ibu.
Digarap oleh sutradara Hanung Bramantyo, jalan cerita Ipar Adalah Maut mengalir lancar selama 2 jam 11 menit. Konflik diperlihatkan dari banyak sudut pandang, termasuk Aris dan Rani.
Ketika film ini selesai, terlepas apakah genre-nya religi atau drama, tema tersampaikan dengan baik.
“Banyak yang menormalisasikan hal adik dari istri tinggal di rumah karena memang ikatan keluarga kita di Indonesia kan kuat. Daripada jauh-jauh, asing, tinggal sendiri bahaya, mending tinggal bareng.
“Tetapi, ternyata itu tidak boleh. Dalam hadits juga sudah diingatkan, hati-hati dengan ipar. Harus ada big conscious-nya sih,” ujar Michelle Ziudith, saat gala premiere film Ipar Adalah Maut di Epicentrum XXI, Kuningan, Jakarta, Senin (10/6/2024).
Karena ada pesan penting itulah, aktris yang mengawali karir di dunia hiburan dengan mengikuti kontes kecantikan ini mau mengambil tawaran akting di film yang rencananya tayang 13 Juni 2024 itu.
Baca Juga: Ini Dia Skill dan Pekerjaan yang Paling Banyak Diminati Kaum Fresh Graduate Saat ini
Totalitas akting Michelle dalam menjiwai peran Nisa ini terlihat dalam adegan ketika ia mengkonfrontasikan perselingkuhan suaminya.
“Sesimpel karena aku ingin punya film yang nggak cuma menghibur tapi membawa hal-hal seperti tema film ini. Ada yang diingat, terutama kita (kaum) perempuan, ya!
“Makanya pas adegan konfrontasi itu, aku ngebayangin dari lubuk hati dari dalam. Aku memikirkan kenapa aku nggak bisa lihat, begitu bodoh dan merasa ditipu.
Artikel Terkait
Kata Bos Tapera Soal Alasan Kenapa Pensiunan PNS Cuma Terima Sedikit Uang Pencairan
Selamat! Kamu Berhasil Jadi Penerima Beasiswa LPDP, Apa yang Harus Dilakukan Selanjutnya?
SBR013 Resmi Diterbitkan Mulai 10 Juni 2024, dengan Imbal Hasil SBR Tertinggi Sejak 2020!
Syarat Investasi SBR013 yang Perlu Kamu Pahami sebelum Buru-buru Melakukan Pemesanan
Akhirnya Sri Mulyani Buka Suara Soal Tapera: APBN Rp228,9 T Dipakai untuk Bantu Sektor Perumahan dari 2015-2024
Thailand Kini Punya Visa Digital Nomad Sampai 5 Tahun!
Lowongan Corporate Communications Specialist di Tanoto Foundation buat yang Suka Mengolah Data