PejuangKantoran.com - Antusiasme penonton terhadap film terbaru Falcon Pictures, Kang Mak from Pee Mak, bisa dibilang cukup mengejutkan.
Di hari pertama pemutarannya, remake film Thailand ini sudah ditonton lebih dari 216.000 orang. Dalam empat hari pemutaran, Kang Mak sudah ditonton hingga 1,2 juta orang. Dalam seminggu, film sudah ditonton 1,7 juta penonton.
Tak heran, banyak yang memprediksi film ini bisa menyaingi remake film Korea, Miracle in Cell No. 7.
Ini bukan kali pertama film luar negeri yang di-remake Falcon Pictures sukses ditonton jutaan penonton. Itu sebabnya banyak netizen yang berkomentar pedas bahwa Falcon hanya bisa menggarap film remake.
Namun Frederica, produser Falcon Pictures, tidak terlalu memusingkan komentar tersebut. Ia mengatakan, sebenarnya melakukan remake hal yang jamak di industri film.
“Please, educate yourself. Remake merupakan formula yang dipakai di seluruh dunia. Korea me-remake US. US me-remake Korea. Tamil di-remake oleh Bollywood.
“Memang itu terjadi di industri dan itu cara kita untuk be part of the ecosystem. Kalau tidak, bagaimana industri kita bisa maju?” ungkap produser 42 tahun ini saat syukuran “1 juta Kang Mak from Pee Mak” di kantor Falcon Pictures, Duren Tiga, Jakarta Selatan, Selasa (20/8/2024).
Lebih lanjut Erica mengatakan, begitu produser ini biasa dipanggil, membuat produksi remake juga bukan hal yang mudah.
Mendapatkan izin pembuatan remake dari rumah produksi Thailand GDH 559 (Gross Domestic Happiness) sebagai pemilik IP (Intellectual Property) Pee Mak juga tidak mudah.
Baca Juga: Bagaimana Cara Sebuah Negara Memilih Warna Paspornya?
Falcon Pictures butuh 5 tahun untuk meyakinkan GDH hingga akhirnya mendapat kepercayaan untuk membuat adaptasi film ini di Indonesia.
“Remake Pee Mak (sejauh ini) baru terjadi di Indonesia. Belum pernah di-remake oleh negara manapun karena tidak diizinkan oleh GDH,” lanjut Erica.
Ketika mendapat izin untuk memproduksi film remake, bukan berarti rumah produksi bisa sebebas mungkin dalam melakukan adaptasi.
Seluruh aspek produksi tetap sepengetahuan dan persetujuan pihak rumah produksi yang juga membuat How To Make A Million Before Grandma Dies ini.
Artikel Terkait
Terinspirasi Kisah Nyata, Kuasa Gelap Hadirkan Jerome Kurnia sebagai Pastor Eksorsisme
Tinggal 2 Hari, Lowongan Kerja Program Magang LBJR Jasa Raharja 2024 Sudah Dibuka
10 Desain Paspor Tercantik di Dunia (termasuk Indonesia), Coraknya Terlihat saat Terpapar Sinar Ultraviolet!
Mau Tahu Cara Mendaftar Seleksi CPNS 2024? Nih Catat Berkas-berkas yang Diperlukan!
Lowongan Kerja Jadi Jurnalis di BBC World Service
Waspada Gempa Megathrust di Indonesia, Ini Survival Bag yang Perlu Dipersiapkan
CEO Starbucks Brian Niccol Bakal Diantar Jet Perusahaan Tiap Berangkat Ke Kantor Seattle