Padukan Budaya dan Horor, Film Pernikahan Arwah (The Butterfly House) Tayang di Bioskop Pada 2025

photo author
Christina A.S, Pejuang Kantoran
- Minggu, 13 Oktober 2024 | 19:29 WIB
Press conference Pernikahan Arwah  (Dok; Pernikahan Arwah)
Press conference Pernikahan Arwah (Dok; Pernikahan Arwah)

PejuangKantoran.com - Entelekey Media Indonesia (EMI) berkolaborasi dengan Relate Films secara resmi merilis foto-foto perdana dari film horor terbaru mereka, “Pernikahan Arwah (The Butterfly House)”.

Film ini disutradarai oleh Paul Agusta dan menampilkan para bintang seperti Morgan Oey, Zulfa Maharani, Jourdy Pranata, dan Brigitta Cynthia.

Acara press conference yang diadakan di Work Coffee Jakarta memberikan kesempatan bagi media dan publik untuk menyaksikan sekilas tentang film yang siap memberikan warna baru di industri perfilman Indonesia. Foto-foto yang diperkenalkan menunjukkan karakter-karakter utama dalam berbagai adegan yang mencekam.

“Pernikahan Arwah (The Butterfly House)” menggabungkan elemen horor dengan budaya peranakan Tionghoa, terutama tradisi pernikahan arwah. Paul Agusta menjelaskan tantangannya dalam menyatukan kedua unsur tersebut menjadi narasi yang kuat.

Baca Juga: Lowongan Pekerjaan: Marketing Specialist di Skintific

“Ini adalah tantangan bagi saya untuk menggabungkan dua elemen ini,” ujarnya.

Patricia Gunadi, Direktur Utama EMI, menekankan komitmen mereka untuk menghadirkan film berkualitas dengan sentuhan budaya lokal. “Kami ingin memperkenalkan budaya Indonesia kepada audiens yang lebih luas,” katanya.

Film ini bercerita tentang pasangan Salim (Morgan Oey) dan Tasya (Zulfa Maharani) yang terjebak dalam misteri arwah leluhur Salim saat melakukan sesi foto pre-wedding di rumah keluarganya. Penulis skenario, Aldo Swastia, menambahkan bahwa film ini terinspirasi dari tradisi kuno pernikahan arwah dalam budaya Tionghoa yang jarang diangkat di Indonesia.

Proses syuting berlangsung di Lasem, sebuah kota dengan warisan budaya Tionghoa yang kaya, memberikan atmosfer otentik bagi film ini. Dengan rencana tayang di bioskop pada 2025, “Pernikahan Arwah” menjanjikan pengalaman horor yang berbeda, sekaligus kisah cinta yang mendalam.

Baca Juga: Mengapa Sebagian Orang Suka Begadang dan Lebih Produktif di Malam Hari?

Sinopsis Film: Pernikahan Arwah (The Butterfly House)

Salim dan Tasya, sepasang calon suami istri, memutuskan untuk memindahkan sesi foto pre-wedding mereka ke rumah keluarga Salim setelah bibi Salim, satu-satunya keluarga sedarah yang ia miliki, meninggal dunia. Di tengah persiapan pemakaman, Salim dihadapkan pada kewajiban untuk membakar dupa setiap hari di sebuah altar misterius, jika tidak, nyawanya akan terancam.

Kedatangan mereka dan tim foto di rumah itu membangkitkan arwah leluhur Salim yang meninggal saat pendudukan Jepang, yang kemudian meneror mereka. Tasya bertekad untuk menguak misteri masa lalu keluarga Salim dan menenangkan arwah tersebut, sekaligus membebaskan calon suaminya dari kewajibannya agar mereka bisa pergi dari rumah itu.

Film ini menghadirkan perpaduan horor dan romansa, menjadikannya lebih dari sekadar film horor biasa, dengan kisah yang penuh emosi dan misteri.

Film ini akan hadir di bioskop pada 2025 mendatang. 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Christina A.S

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X