PejuangKantoran.com - Entelekey Media Indonesia (EMI) berkolaborasi dengan Relate Films secara resmi merilis foto-foto perdana dari film horor terbaru mereka, “Pernikahan Arwah (The Butterfly House)”.
Film ini disutradarai oleh Paul Agusta dan menampilkan para bintang seperti Morgan Oey, Zulfa Maharani, Jourdy Pranata, dan Brigitta Cynthia.
Acara press conference yang diadakan di Work Coffee Jakarta memberikan kesempatan bagi media dan publik untuk menyaksikan sekilas tentang film yang siap memberikan warna baru di industri perfilman Indonesia. Foto-foto yang diperkenalkan menunjukkan karakter-karakter utama dalam berbagai adegan yang mencekam.
“Pernikahan Arwah (The Butterfly House)” menggabungkan elemen horor dengan budaya peranakan Tionghoa, terutama tradisi pernikahan arwah. Paul Agusta menjelaskan tantangannya dalam menyatukan kedua unsur tersebut menjadi narasi yang kuat.
Baca Juga: Lowongan Pekerjaan: Marketing Specialist di Skintific
“Ini adalah tantangan bagi saya untuk menggabungkan dua elemen ini,” ujarnya.
Patricia Gunadi, Direktur Utama EMI, menekankan komitmen mereka untuk menghadirkan film berkualitas dengan sentuhan budaya lokal. “Kami ingin memperkenalkan budaya Indonesia kepada audiens yang lebih luas,” katanya.
Film ini bercerita tentang pasangan Salim (Morgan Oey) dan Tasya (Zulfa Maharani) yang terjebak dalam misteri arwah leluhur Salim saat melakukan sesi foto pre-wedding di rumah keluarganya. Penulis skenario, Aldo Swastia, menambahkan bahwa film ini terinspirasi dari tradisi kuno pernikahan arwah dalam budaya Tionghoa yang jarang diangkat di Indonesia.
Proses syuting berlangsung di Lasem, sebuah kota dengan warisan budaya Tionghoa yang kaya, memberikan atmosfer otentik bagi film ini. Dengan rencana tayang di bioskop pada 2025, “Pernikahan Arwah” menjanjikan pengalaman horor yang berbeda, sekaligus kisah cinta yang mendalam.
Baca Juga: Mengapa Sebagian Orang Suka Begadang dan Lebih Produktif di Malam Hari?
Sinopsis Film: Pernikahan Arwah (The Butterfly House)
Salim dan Tasya, sepasang calon suami istri, memutuskan untuk memindahkan sesi foto pre-wedding mereka ke rumah keluarga Salim setelah bibi Salim, satu-satunya keluarga sedarah yang ia miliki, meninggal dunia. Di tengah persiapan pemakaman, Salim dihadapkan pada kewajiban untuk membakar dupa setiap hari di sebuah altar misterius, jika tidak, nyawanya akan terancam.
Kedatangan mereka dan tim foto di rumah itu membangkitkan arwah leluhur Salim yang meninggal saat pendudukan Jepang, yang kemudian meneror mereka. Tasya bertekad untuk menguak misteri masa lalu keluarga Salim dan menenangkan arwah tersebut, sekaligus membebaskan calon suaminya dari kewajibannya agar mereka bisa pergi dari rumah itu.
Film ini menghadirkan perpaduan horor dan romansa, menjadikannya lebih dari sekadar film horor biasa, dengan kisah yang penuh emosi dan misteri.
Film ini akan hadir di bioskop pada 2025 mendatang.
Artikel Selanjutnya
Jadi Volunteer FFI 2024, Yuk! Pendaftaran Ditutup 9 Oktober 2024
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
Jadi Volunteer FFI 2024, Yuk! Pendaftaran Ditutup 9 Oktober 2024
Eat Local Movement, Gerakan Makan Pangan Lokal Yang Bisa Mendukung UMKM. Simak Manfaat Lainnya!
Syuting My Annoying Brother: Ingin Bangun Chemistry, Kristo Immanuel Dibikin Kesal Vino G. Bastian
Tukang Belanja Baju, Jalankan Prinsip One In One Out Maka Hidupmu Lebih Bahagia!
Begini Cara Merawat dan Memperlakukan Foldable Smartphone Secara Benar Agar Awet
Mana Yang Cocok Buat Kamu, Headphone atau Eardbuds? Berikut Alasan-Alasannya!
Kopi Yang sudah Terlanjur Dingin, Jangan Dipanaskan Kembali! Berikut 3 Cara Menikmatinya Kembali
Hindari Perilaku Boros Air Seperti Ini Agar Tak Terjadi Krisis Air
Liburan Bingung Menentukan Menginap di Hotel, Hostel, Atau Homestay? Simak Tips Berikut ini
Street Feeding Kepada Anabul Jalanan Tidak Bisa Sembarang Dilakukan. Ikuti Tipsnya Berikut Ini!