Tak Hanya Menyediakan Makanan Sehat, Urban Farming Juga Bisa Membuat Dompet Kamu 'Sehat'

photo author
Sigit Triwahyu, Pejuang Kantoran
- Selasa, 29 Oktober 2024 | 18:11 WIB
Urban farming menjadi salah satu konsep pertanian yang ideal diterapkan di masa depan. (Freepik)
Urban farming menjadi salah satu konsep pertanian yang ideal diterapkan di masa depan. (Freepik)

Pejuangkantoran.com Masalah pangan adalah masalah yang tidak pernah akan bisa lepas dari kehidupan manusia. Karena manusia itu butuh pangan untuk terus hidup.

Kebutuhan pangan pasti akan berkorelasi dengan penyediaannya. Tentu saja pemerintah pasti akan berusaha menjaga ketersediaan pangan dengan baik.

Namun tidak ada salahnya, kamu juga proaktif untuk menyediakannya secara mandiri. Cukup dengan menyediakan bahan-bahan non pokok seperti sayuran atau buah-buahan dengan menanamnya secara mandiri.

Yang jadi pertanyaan, kan tidak semua orang punya lahan untuk bercocok tanam? Jawabannya adalah urban farming.

Urban farming adalah istilah untuk menggambarkan kegiatan bercocok tanam atau beternak secara mandiri di perkotaan.

Kegiatan ini biasanya memanfaatkan lahan yang terbatas, seperti halaman atau ruangan terbuka  kosong di rumah atau sekitar rumah (komplek).

 Baca Juga: Seharian Kena Polusi Udara di Jalanan, Ini Makanan Sehat Biar Kamu Enggak Cepat Tua!

Aneka Manfaat Urban Farming

Urban farming menjadi salah satu tren berkebun yang mulai banyak ditekuni di Indonesia. Kegiatan ini mulai digemari banyak orang pascapandemi COVID-19.

Ini karena saat pandemi banyak masyarakat menyadari pentingnya kesehatan dengan mengonsumsi makanan-makanan sehat. Bercocok tanam urban farming lebih memungkinkan kamu untuk mengelolanya secara organik.

Tak hanya sehat jasmani, namun urban farming juga bisa ‘menyehatkan’ dompet kamu. Kamu bisa menghemat pengeluaran dengan memetik dan mengonsumsi sayuran hasil panen sendiri di rumah.

Bahkan hasil dari urban farming ini pun bisa mensejahterakan keluarga

Menariknya lagi, dari segi lingkungan, urban farming dapat membantu menambah ruang hijau di perkotaan yang kental dengan polusi.

Dengan kata lain, urban farming, walaupun kecil, namun turut berkontribusi dalam mengurangi dampak pemanasan global.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Sigit Triwahyu

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X