Tak Hanya Menyediakan Makanan Sehat, Urban Farming Juga Bisa Membuat Dompet Kamu 'Sehat'

photo author
Sigit Triwahyu, Pejuang Kantoran
- Selasa, 29 Oktober 2024 | 18:11 WIB
Urban farming menjadi salah satu konsep pertanian yang ideal diterapkan di masa depan. (Freepik)
Urban farming menjadi salah satu konsep pertanian yang ideal diterapkan di masa depan. (Freepik)

Dengan melihat berbagai manfaat tadi, urban farming menjadi salah satu konsep pertanian yang ideal diterapkan di masa depan!

 Baca Juga: Eat Local Movement, Gerakan Makan Pangan Lokal Yang Bisa Mendukung UMKM. Simak Manfaat Lainnya!

Aneka Jenis Urban Farming

Bagi kamu yang tertarik mencoba bercocok tanaman dengan metode ini, ada banyak jenis urban farming yang bisa kamu terapkan di rumah, berikut beberapa di antaranya:

  1. Akuaponik

Salah satu penerapan urban farming di rumah bisa dengan teknik akuaponik. Budidaya dengan memadukan konsep tanam dan ternak ikan ini bisa memenuhi kebutuhan pangan hewani dan nabati.

Beberapa tanaman yang cocok dengan akuaponik antara lain kangkung, pakcoy, dan selada. Teknik akuaponik juga bisa kita padukan dengan ikan lele.

  1. Vertikultur

Penerapan lain dari urban farming bisa dengan teknik vertikultur, atau teknik bertanam di lahan sempit. Metode ini menggunakan bidang vertikal bertingkat sebagai media bercocok tanam.

Biasanya, vertikultur menggunakan paralon atau botol untuk menanam sayuran, seperti seledri, bayam, dan sawi.

  1. Hidroponik

Media hidroponik juga bisa kita manfaatkan untuk menerapkan urban farming di rumah. Hidroponik sendiri adalah menanam tanaman 100% dengan media air, dan campuran nutrisi yang dibutuhkan sayuran untuk mempercepat proses pertumbuhan.

Teknik hidroponik cocok untuk menanam pakcoy, kangkung, basil, atau bayam.

***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Sigit Triwahyu

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X