PejuangKantoran.com - Setiap awal tahun, Sinemaku Pictures, rumah produksi milik Prilly Latuconsina dan Umay Shahab, selalu mengumumkan film-film yang akan dirilis.
Tahun ini, berdekatan dengan peluncuran film terbarunya, Perayaan Mati Rasa, Sinemaku mengumumkan empat judul film di acara Festival Perayaan Mati x Sinemaku Day 2025 yang diselenggarakan di Senayan Park, Jakarta, Minggu (19/1/2024).
Komitmen rumah produksi ini untuk menghadirkan film-film berkualitas bisa dilihat dari line up sutradara, para pemain, hingga pihak-pihak yang diajak berkolaborasi.
Baca Juga: BRI Targetkan Penyaluran Pembiayaan Sebesar Rp2,92 Triliun untuk Program 3 Juta Rumah
Setidaknya hal ini bisa dilihat dari dua aktor yang terlibat dalam dua filmnya: Marthino Lio dan Vino G Bastian. Kedua aktor tersebut telah memenangkan dua Piala Citra. Jadi, dari segi akting kemampuan mereka sudah tidak diragukan lagi.
Tema-tema film yang diangkat pun tidak lagi melulu tentang dunia Gen Z, tetapi juga topik-topik yang lebih dewasa seperti dinamika pasangan suami istri atau kehidupan berkeluarga.
Berikut adalah empat film Sinemaku yang akan tayang tahun 2025:
Film ini sebenarnya sudah diputar pertama di Jogja Netpac Asian Film Festival (JAFF) 19 tahun lalu. Animo penonton terhadap film ini sangat tinggi. Penonton yang tidak kebagian tempat sampai rela duduk di tangga-tangga, bahkan berdiri di pintu masuk.
Film ini merupakan kolaborasi pertama Sinemaku Pictures bersama Magma Entertainment dan Wahana Kreator.
Baca Juga: Lowongan Kerja di Kedutaan Denmark di Jakarta untuk Sarjana Pertanian
“Dari tahun lalu, Sinemaku Pictures selain memproduksi juga menawarkan distribusi dan marketing promotion. Lalu, saya sudah kenal baik dengan Magma Entertainment dan Wahana Kreator.
“Kita meeting, diskusi, dan mereka bercerita sedang memproduksi Tumbal Darah dan mau menayangkan. Saya menonton filmnya dan tertarik banget.
“Apalagi Tumbal Darah bukan sekadar film horor, tapi ada isu di dalamnya. Saya suka dengan film yang mengangkat isu yang saya anggap penting. Akhirnya, kita pun memutuskan untuk berkolaborasi,” ungkap Prilly.
Dibintangi oleh Marthino Lio, Sallum Ke dan Agla Artalidia, film ini memberi penyegaran untuk genre horor karena ada sentuhan drama yang dibangun dari perjuangan pasangan Jefri (Marthino Lio) dan Ella (Sallum Ratu Ke) saat menyelamatkan bayinya.
Artikel Terkait
Film 1 Kakak 7 Ponakan Angkat Tema Sandwich Generation Dari Sudut Pandang Empati
Lowongan Kerja: AVP-Komunikasi Merek Nasional IM3 Indosat Tbk
Meski Membantu, AI Juga Bisa Merugikan Pencari Kerja. HR Makin Sudah Dapat Calon Karyawan!
Potensi Karyawan Boomerang yang Bisa Jadi Aset Berharga Bagi Perusahaan
5 Strategi Peningkatan Kualitas dan Daya Saing UMKM yang Jadi Komitmen BRI
Begini Cara Memanfaatkan ChatGPT untuk Mencari Pekerjaan yang Cocok untuk Kamu
BRI Salurkan KUR Rp184,98 Triliun untuk Dukung Ekonomi Rakyat dan UMKM di Tahun 2024