PejuangKantoran.com - Kesuksesan film Qodrat (2022) memicu Magma Entertainment untuk meluncurkan sekuenya, Qodrat 2. Founder dari rumah produksi tersebut, Charles Gozali dan Linda Gozali, bertekad menciptakan semesta Qodrat dengan kisah yang terus berkelanjutan.
Qodrat 2 mengangkat cerita Ustaz Qodrat (Vino G. Bastian) yang mencari istrinya, Azizah (Acha Septriasa), yang baru selesai menuntut ilmu di pesantren. Azizah kini menjadi sasaran iblis, yang berusaha menghancurkan keimanan Qodrat dan berbalik menyembahnya.
Bagi Charles Gozali, yang bertindak sebagai sutradara, menggarap sekuel yang memiliki fanbase cukup fanatik bukan hal mudah. Ia sadar sekuel harus lebih bagus dari segi cerita, lebih besar dan lebih heboh dari yang pertama.
Baca Juga: Film Horor Pabrik Gula Bakal Hadir dalam 2 Versi, Berminat Nonton Versi yang Tanpa Sensor?
“Tantangan ini bisa terwujud karena saya didukung teman-teman yang memiliki kecintaan yang sama dengan kami akan cerita Qodrat,” ujar Charles, saat konferensi pers Qodrat 2 di Epicentrum XXI, Kuningan, Jakarta, Kamis (20/3/2025).
“Setiap tim memikirkan dengan maksimal untuk menghadirkan elemen CGI (computer-generated imagery), musik, makeup, kostum, set, department art, sampai koreografi fight di setiap adegannya, sehingga bisa seperti yang dilihat di film.
“Cast-nya juga luar biasa,” imbuh Charles.
Acha Septriasa, misalnya, berakting memukau berperan sebagai seseorang yang mengalami pergolakan batin yang sangat kuat.
Yang harus berpikir keras dalam menggarap cerita Qodrat ini tentu saja tim penulis yang dipimpin oleh Asaf Antariksa dan Gea Rexy. Beruntung, ada beberapa hal yang menjadi fondasi dari cerita pertama yang kemudian dikembangkan dan dilanjutkan di sekuel.
Pertama, bahwa Ustaz Qodrat memiliki keluarga. Yang terpukul karena kehilangan anaknya tidak hanya dirinya sendiri, tetapi juga istrinya, Azizah.
Di saat kehilangan itu, keduanya mengalami ujian keimanan. Namun, respons keduanya sangat berbeda. Di Qodrat pertama, tema atau moral value yang diangkat adalah bagaimana Qodrat mampu melewati ujian tersebut dengan berserah diri kepada Tuhan.
Baca Juga: Butuh Tiga Penulis Skenario untuk Menciptakan Cerita Cinta yang Manis dalam Film 'Komang'
“PR selanjutnya adalah moral value apa yang akan kita lekatkan pada sekuel yang ke-2 ini? Lalu kami menemukan moral value-nya adalah tobat yang kami lekatkan pada karakter Azizah.
“Di dalam cerita sekuel ke-2 ini, justru character arc terjadi bukan pada Qodrat, tapi pada Azizah. Qodrat hanya sebagai karakter malaikat yang menolong.
“Sedangkan Azizah mengalami character change. Ujian keimanannya adalah ujian keimanan yang terjadi pada layaknya orang biasa. Azizah mencoba meraih dan membangun kembali keimanan melalui cara-cara yang biasa dilakukan orang awam, yaitu salat taubat.
“Maka itu akan terasa lebih emosional. Apalagi, ia merasa dirinya musyrik (orang yang bersekutu dengan iblis) dan berjuang sendirian,” terang Assaf.
Artikel Terkait
Rekomendasi Steakhouse yang Menyajikan Steak Dry Aged di Jakarta, Bagaimana Proses Pengeringannya?
BRI Dukung Kelancaran Mudik Lebaran 2025 dengan Posko Mudik BUMN di Bandara dan Rest Area
Jangan Suka Menunda Mengirim Lamaran Kerja, Submit dalam Waktu 48 Jam Sejak Lowongan Dibuka
Setelah Menatap Laptop Seharian, Lakukan Aktivitas Ringan Ini untuk Menjaga Kesehatan Mata
Benarkah Dampak Negatif Jika Pacaran dengan Teman Sekantor Lebih Banyak Dialami Perempuan?
Kirim THR dalam Bentuk Dana atau Tabungan Emas Bisa Dilakukan Lebih Praktis lewat BRImo
Sah! Pemerintah Tetapkan Idulfitri 2025 Jatuh pada 31 Maret 2025