PejuangKantoran.com - Penjaga Iblis: Dosa Turunan akhirnya tayang di bioskop mulai Rabu, 30 April 2025. Film garapan sutradara Tommy Dewo ini dibintangi Marthino Lio, Satine Zaneta, Eduward Manalu, dan Niken Anjani.
Berperan sebagai karakter antagonis Pakunjara memberikan tantangan tersendiri bagi Niken Anjani, karena ia dipaksa melawan dirinya sendiri.
Karakter Pakunjara diceritakan sebagai pengikut iblis yang mencabut jantung pemuka agama yang pernah mengalami mati suri.
Baca Juga: Ini Resiko Kalau Kamu Bilang 'Terima Kasih' dan 'Tolong' saat Menulis Prompt pada Chatbot AI
Dalam mendalami karakter yang bengis ini, Niken harus percaya dengan apa yang Pakunjara percaya. Ini merupakan bagian dari totalitasnya berakting.
“Dan, itu sebenarnya agak mengerikan sih! Jadi, tantangannya itu bagaimana cara saya melawan nalar saya untuk memahami karakter Pakunjara yang saya mainkan.
"Sementara untuk urusan koreografi dan adegan laga lainnya, saya beruntung dan bersyukur banget lawan mainnya Satine (Zaneta).
"Kalau di film kita berantem, tapi offset kita berdua bonding sekali. Ada rasa percaya kalau dia tidak akan menyakiti saya. Begitu juga sebaliknya,” tutur aktris kelahiran Jakarta, 18 Agustus 1987 ini.
Walau dipercaya sebagai tokoh antagonis, Niken tidak terlalu memusingkannya karena ia sudah keburu jatuh cinta dengan naskah film.
“Jujur, dari awal, aku baca skripnya langsung gas! Aku suka sekali dengan ceritanya. Ini film horor yang fresh. Ada horornya sudah pasti. Jumpscare juga.
Baca Juga: Meski Ekonomi Global Bergejolak, BRI Catatkan Laba Rp13,8 triliun
"Tapi, ada misterinya, suspense, action-nya. Dan, aku juga suka sama film fantasi!” serunya.
Itu sebabnya ketika ada beberapa adegan di Penjaga Iblis: Dosa Turunan yang di luar logika, Niken tetap semangat menjalaninya, termasuk ketika ia harus berdiri di atas gedung. Padahal dirinya sangat takut akan ketinggian.
“Itu semua (phobia) saya lawan demi memainkan karakter Pakunjara!” tukasnya.
Dalam mendalami karakter Pakunjara, Niken tentu saja banyak berdiskusi dengan Tommy Dewo. Namun, selain itu, ia punya metode sendiri untuk menguatkan apa yang diarahkan pihak sutradara.
Artikel Terkait
Sesuai Janji Kampanye, Gubernur DKI Jakarta Lakukan Pemutihan Ijazah yang Tidak Bisa Ditebus
Alasan Prabowo Soal Town Hall Danantara Tiba-tiba Digelar Tertutup Tanpa Media
Diawali dengan Libur Peringatan Hari Buruh, Masih Ada Dua Long Weekend selama Mei 2025
Waspada Serangan Phishing Terbaru lewat Gmail: Menerima Email Seolah Langsung dari Google
Tak Semua ASN Jakarta Wajib Naik Transportasi Umum Tiap Rabu, Ini Kriterianya
5 Gaya Rambut Bob Keren dan Klasik yang Terlihat Mewah Tanpa Usaha Berlebihan
Ini Kata-kata Terakhir Paus Fransiskus Sebelum Wafat ke Perawat Pribadinya