"Nah, di sini adalah bahasa Jawa Mataraman. Kayak Solo, Yogyakarta dan sekitarnya. Jawa Tengah, seperti 'Piye?' (Bagaimana, Red.). Sedangkan kami yang Jawa Timur kan bilangnya, 'Yak opo?'” seru Bayu yang optimis filmnya kali ini bisa ditonton hingga 1 juta penonton.
Syuting Cocote Tonggo sendiri berlangsung di kota Solo selama 23 hari. Bayu Skak memilih Kampung Laweyan sebagai lokasi syuting untuk memudahkan kru mengambil gambar.
Selain itu, juga untuk membangun kedekatan di antara para pemain yang memang cukup banyak yang mewakili para tetangga.
“Enaknya syuting di Kampung Laweyan Solo itu karena setting-nya menjadi satu. Lokasi antara satu rumah dengan rumah yang lain dekat. Jadi, kami tidak moving terlalu banyak. Keluar hanya untuk adegan travelling!” ujar sutradara yang juga dikenal sebagai Youtuber ini.
Cocote Tonggo bisa kamu tonton mulai 15 Mei 2025.
Artikel Terkait
Jawaban Terbaik Saat Ditanya “Mengapa Mencari Pekerjaan Baru?” saat Wawancara Kerja
3 Cara Cerdas Menjawab Pertanyaan yang Kamu Tidak Tahu Jawabannya saat Wawancara Kerja
BRI Siapkan Strategi untuk Menjaga Kualitas Asset dan Pembiayaan, Khususnya di Segmen UMKM
Feedback ke Atas: Saat Karyawan Boleh Memberikan Pendapat ke Manajer, Ini Manfaatnya yang Dirasakan!
Benarkah Kerja Remote Bikin Orang Sulit Basa-Basi dan Malas Keluar Rumah, Bahkan untuk Urusan Non Pekerjaan?
Beasiswa EPOS DAAD 2026/27 Sudah Dibuka! Kesempatan Kuliah di Jerman Bisa Bawa Pasangan dengan Biaya Penuh
5 Tipe Finansial yang Menggambarkan Gaya Hubungan Seseorang dengan Uang