Jika tidak memungkinkan, setidaknya gunakan kaos kaki agar kontak langsung dengan lantai bisa diminimalkan.
Selain itu, penting juga untuk selalu mencuci tangan setelah dari toilet dan sebisa mungkin gunakan tisu untuk menyentuh keran atau membuka pintu.
Praktik sederhana seperti menutup penutup toilet sebelum menyiram juga bisa mengurangi penyebaran partikel mikroskopis yang bisa membawa virus.
Terakhir, hindari menyentuh wajah sebelum tangan benar-benar bersih dan jangan menggunakan air dari toilet pesawat untuk berkumur atau diminum.
Baca Juga: Kelebihan dan Kekurangan Travelling ke Luar Negeri Tanpa Biro Jasa Perjalanan Wisata
Jaga kebersihan fasilitas umum di toilet
Menjaga kebersihan toilet pesawat adalah bentuk sopan santun terhadap penumpang lain dan kru penerbangan.
Toilet yang ditinggalkan dalam kondisi kotor akan menyulitkan pramugari dan mengganggu kenyamanan bersama.
Meninggalkan ruang toilet dalam keadaan bersih bukan hanya tanggung jawab kru, tetapi juga bagian dari etika dasar sebagai pengguna fasilitas umum.
Ingat, kenyamanan selama penerbangan tak hanya soal tempat duduk atau makanan yang disediakan, tetapi juga dari kesadaran setiap penumpang untuk menjaga kebersihan dan etika penggunaan fasilitas umum.
Di rumah boleh saja ke kamar mandi tanpa alas kaki, tetapi tinggalkan kebiasaan ini saat berada di pesawat. ***
Artikel Terkait
Suka Jetlag Setelah Bepergian dengan Pesawat? Lakukan Ini Sebelum, Saat, dan Setelah Perjalanan
5 Tips Packing Koper/Tas Untuk Travelling Ke Luar Negeri Agar Perjalananmu Happy
Aturan Membawa Powerbank di Pesawat untuk Mencegah Risiko Kebakaran seperti Insiden Air Busan
Ibarat Orang Bepergian dengan Google Map, 7 Hal Ini Menjadi Alasan Kenapa Kamu Perlu Membuat Roadmap Karir
Buat Apa Sih, Pramugari Meminta Membuka Penutup Jendela di Pesawat Saat Takeoff dan Landing?
Aturan Pakai Airplane Mode di Pesawat Masih Berlaku, Meski dengan Konsekuensi Berbeda