“Kenapa harus versi 17 tahun? Saya dikasih data penonton. Jika film di atas 17 tahun, jam tayangnya akan berubah. Regulasinya, jam tayangnya tidak bisa siang. Harus habis maghrib.
"Ya, masa film kita hanya bisa tayang sehabis maghrib? Kan, kacau kalau begitu. Memangnya, pengajian? Saya juga tidak mau film dilimitasi. Atas dasar itu lah, versi 17 kita buat!” jelas Hanung.
Agar film ini bisa lolos dinyatakan sebagai tontonan untuk penonton 17 tahun, Hanung harus memotong sepanjang 6 menit adegan filmnya.
Baca Juga: Fasilitasi Sertifikasi Halal bagi Pelaku Usaha oleh BRI Peduli Juga Mendorong Daya Saing UMKM
“Secara struktur dan isi, kedua versi ini akan sama. Hanya secara durasi lebih pendek. Versi 17 tahun bisa dibilang lebih komersial, lebih cepat, dan tidak membosankan.
"Namun, memotong 6 menit itu luar biasa banget! Saya pribadi lebih suka yang versi 21+. Babak per babaknya lebih manusiawi, nggak buru-buru!” pungkasnya.
Gowok: Kamasutra Jawa akan tayang 5 Juni 2025, dengan bintang Reza Rahadian, Raihaanun, Lola Amaria, Alika Jantinia, Devano Danendra, Donny Damara, dan Djenar Maesa Ayu.
Artikel Terkait
Mini Drama dengan Format Vertikal Lagi Digemari, Ceritanya Padat dan Pemainnya Ngetop Semua
Kemenaker Bakal Hapus Aturan Batas Usia untuk Para Pelamar Kerja, Supaya Tak Ada Lagi Diskriminasi
BRImo Buat Keperluan Financial saat Long Weekend Jadi Makin Tenang
Main Komedi Nyeleneh di GJLS: Ibuku Ibu-Ibu, Luna Maya Berharap Bisa Sesukses Warkop DKI
Polandia Tawarkan Beasiswa S2 berikut Tunjangan Bulanan di 108 Universitas Negeri, tanpa Batas Usia!
Yuk, Belajar Jadi Penerjemah Karya Sastra di Program Laboratorium Penerjemahan Sastra!
Selama Masih Menjadi Hak, Pekerja Ajukan Cuti Tanpa Alasan Adalah Hal Normal! Ini Benefitnya!