PejuangKantoran.com - Dengan semakin besarnya perkembangan industri film, tak terelakkan jumlah pemain baru yang ingin menggarap film Indonesia. Salah satunya Anami Film, yang sebelumnya lebih banyak mendukung industri film sebagai investor film.
Kini Anami menghadirkan film produksi sendiri berjudul Labinak: Mereka Ada Di Sini. Beberapa nama yang bergabung dalam produksi film ini adalah sutradara Kinoi Lubis dan para aktor dan aktris terkenal seperti Raihaanun, Nayla D. Purnama, dan Jenny Zhang.
“Industri film Indonesia tambah lama tambah kompetitif. Kalau kita lihat tingkat kesuksesan film Indonesia, 70 persen tidak sukses. Hanya 11 sampai 20 persen yang menghasilkan uang.
Baca Juga: Kemampuan Fast Learning Jadi Kunci Sukses di Dunia Kerja yang Selalu Berubah. Tahu Kenapa??
"Jadi, industrinya tambah lama, tambah susah. Namun, kabar gembiranya mulai tahun ini, kita lihat ada tiga film yang sukses besar, dibanding tahun lalu yang hanya dua film.
"Ini artinya daya kompetitifnya sudah naik hingga 35 persen,” ujar produser eksekutif Dilip Chugani, saat konferensi pers trailer film Labinak: Mereka Ada Di Sini di Senayan City, Jakarta, Jumat (11/07/2025).
Ketika memutuskan untuk memproduksi film horor, produser Sanjeev Bhalla mengungkapkan bahwa ia tidak ingin membuat horor yang menampilkan penampakan berbagai jin dan setan.
Ia ingin menggarap cerita horor yang berbeda, bukan hanya yang menampilkan kuntilanak dan pocong. Horor yang nyata justru datang dari manusia yang memiliki pemikiran jahat layaknya setan.
“Dari Anami Film, kami ingin mendorong level sinematik yang lebih unggul, mengangkat kualitas perfilman Indonesia setara dan secemerlang film-film di dunia," ungkap Sanjeev.
Dari perspektif tersebut, Anami ingin mencoba mengeksplorasi ide dan konsep yang bisa diangkat ke film melalui horor. Bagaimana menghadirkan hal-hal yang terasa nyata, relatable, dan berdasarkan kisah nyata.
Baca Juga: 8 Kebiasaan agar Terlihat sebagai Karyawan 'Penting, Padahal Justru Membuat Nggak Profesional
"Selain itu, kita juga melihat mitologi-mitologi di Indonesia dan peristiwa kanibalisme yang pernah terjadi di Indonesia.
"Orang-orang jahat yang perilakunya seperti setan dan tinggal berdampingan dengan manusia. Jadi, itu yang menjadi inspirasi utama film ini,” tambahnya.
Selain mencoba menggarap cerita horor tanpa kuntilanak atau pocong, ia juga mencoba mengeksplorasi tipe horor seperti apa yang ingin dihadirkan.
Mendapuk sutradara Kinoi Lubis, Sanjeev yang juga bertindak sebagai produser untuk film Jalan Pulang ini merasa ada visi yang sama dengan sutradara lulusan IKJ itu.
Artikel Terkait
Italia Akan Terbitkan 500.000 Visa Kerja untuk Pekerja Non-Uni Eropa
Nike Buka Lowongan Kerja Jadi Pimpinan Retail Brand Marketing Indonesia
Danamas Stabil Pertahankan Posisi Puncak, Ini 10 Reksadana Pendapatan Tetap Terbesar Juni 2025
Baru Mulai Bekerja? Ini 6 Faktor yang Bisa Jadi Tanda Kamu akan Bahagia Menjalaninya!
8 Sikap yang Diam-Diam Dinilai Atasan sebagai Karyawan Bernilai Rendah, Jadi Dianggap Tak Berharga untuk Perusahaan
Perkembangan AI Ternyata Bisa Mengancam Hubungan Manusia di Tempat Kerja. Kok Bisa? Ini Penjelasannya!
Buat yang Pengalaman di Digital Lending, Allo Bank Buka Lowongan Kerja Product Manager – Auto Loan