Mumpung Weekend, Coba Naik Bus Wisata Jakarta Heritage yang Baru Diresmikan Yuk!

photo author
Christina A.S, Pejuang Kantoran
- Minggu, 5 Oktober 2025 | 10:10 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, meluncurkan layanan Bus Open Top Tour of Jakarta Heritage di Pos Bloc, Pasar Baru, Jakarta Pusat, Kamis (2/10/2025). (Dok. Beritajakarta)
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, meluncurkan layanan Bus Open Top Tour of Jakarta Heritage di Pos Bloc, Pasar Baru, Jakarta Pusat, Kamis (2/10/2025). (Dok. Beritajakarta)

PejuangKantoran.com - Bus wisataJakarta Heritage” resmi mulai beroperasi, memungkinkan penumpang untuk berkeliling situs-situs bersejarah di ibu kota.

Upacara peresmian dilakukan oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, di Pos Bloc Pasar Baru pada 2 Oktober 2025.

Bus tingkat terbuka ini dirancang sebagai salah satu upaya memperkaya pengalaman wisata budaya di Jakarta. Dengan rute yang menghubungkan titik bersejarah kota, penumpang bisa menikmati pemandangan sambil belajar tentang warisan arsitektur dan sejarah Jakarta.

Konsepnya adalah menghadirkan transportasi wisata yang tidak sekadar mengantar, tetapi juga menjadi jalur naratif budaya. Dengan bus tingkat terbuka, perjalanan menjadi seperti tur keliling kota yang menyuguhkan perspektif estetis dan informatif terhadap bangunan dan ruang publik.

Meski detail rutenya belum diumumkan secara lengkap, kehadiran bus ini diharapkan mempermudah akses wisata ke destinasi budaya yang selama ini mungkin tersebar atau kurang terlayani oleh moda umum.

Baca Juga: Tak Hanya Gaji, Benefit Kerja Juga Tidak Kalah Penting untuk Karyawan. Bisa Tentukan Kenyamanan Bekerja!

Pemerintah daerah juga berharap bahwa proyek ini bisa berkontribusi dalam pengembangan pariwisata kota, mendongkrak minat wisatawan lokal maupun mancanegara untuk menjelajah Jakarta tak hanya sebagai kota bisnis tetapi juga kota sejarah dan budaya.

Peluncuran bus wisata ini menandai langkah konkret menjembatani gap antara mobilitas publik dan pengalaman wisata kota. Ke depan, masyarakat dan wisatawan bisa lebih leluasa mengakses kawasan bersejarah tanpa harus bergantung pada kendaraan pribadi atau rute transportasi umum biasa.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Christina A.S

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X