PejuangKantoran.com - Ketegaran perempuan menjadi inspirasi film selanjutnya rumah produksi milik Robert Ronny, Paragon Pictures: Tuhan, Benarkah Kau Mendengarku?.
Film drama religi ini disutradarai oleh Jay Sukmo, yang sebelumnya sukses dengan serial yang menduduki Top 1 Netflix Indonesia selama delapan minggu, Culture Shock (2025).
Jika sebelumnya series Culture Shock mengambil tema coming of age yang menyentuh topik-topik seksual remaja, proyek film kali ini tentang refleksi spiritual dan emosional seorang perempuan yang ingin survive dan menjadi pemenang.
Baca Juga: Tujuan Gen Z Bekerja Itu Bukan Melulu Cari Jabatan Tinggi, tapi Gimana Hidup Seimbang di Dunia Kerja
"Jadi, film ini akan lebih menunjukkan kompleksitas hubungan antar manusia, cinta yang dewasa, semangat perempuan untuk survive dalam kisahnya, dan akhirnya ada kata ikhlas di dalamnya,” terang Jay Sukmo, saat konferensi pers Tuhan, Benarkah Kau Mendengarku? di Plaza Senayan XXI, Jakarta, Rabu (18/09/2025).
Selain mengumumkan para pemain, Jay juga menyampaikan bahwa syuting film akan dimulai 19 September 2025. Jajaran pemain yang terlibat cukup banyak dan mewakili berbagai generasi.
Berperan sebagai pemeran utama, ada Revalina S. Temat. Bisa dibilang ini merupakan penampilan comeback-nya di layar lebar.
Selain itu, ada juga Megan Domani, Alex Abbad, Roy Sungkono, Sheila Kusnadi, Venly Arauna dan, yang juga comeback akting di layar lebar: Gunawan Sudrajat.
Film ini menceritakan tentang ketegaran Sarah dalam menjalani hidupnya yang selalu dihadapkan pada ujian dan cobaan. Sarah diceritakan percaya ada satu ayat yang ia pegang teguh. Namun dalam titik terendahnya, ia bertanya-tanya: Tuhan, Benarkah Kau Mendengarkan Doaku?
“Karakter Sarah mengalami ujian demi ujian dalam hidupnya, mulai dari berpisah dengan suaminya, mantan suaminya jatuh sakit, dan dia terpaksa tinggal seatap lagi dengan mantan suami dan istri barunya.
"Kenapa bisa sampai begitu, dinamika itu yang akan dihadirkan dalam film,” terang Utiuts, penulis Culture Shock dan Losmen Bu Broto: The Series (2025).
Baca Juga: Kamu Wajib Siap-Siap. Seleksi Karyawan dengan Metode Gamified Assessment Makin Banyak Dipakai
Diterangkan lebih lanjut bahwa dalam cerita yang ia tulis, penonton akan melihat bagaimana Sarah menemukan kekuatan dalam doa, apa itu arti memaafkan dan ikhlas.
Ketika ujian hidup terus mendesak, akhirnya apa yang tersisa hanya doa.
Dalam menggarap naskah film ini, Paragon Pictures menggandeng Ustadzah Shofwatunnida agar aspek religi di dalam film memang pada tempatnya.
Artikel Terkait
Budaya Kerja yang Menuntut Karyawan untuk Terus Membuktikan Diri Bisa Memicu Kelelahan
Diundang Wawancara Kerja dengan Metode Gamified Assessment? Ini yang Harus Kamu Siapkan!
6 Kualitas Kepemimpinan Modern yang Membuat Kamu Lebih Menonjol di Dunia Kerja
Pemprov DKI Siapkan Beasiswa ala LPDP untuk 100 Mahasiswa yang Ingin Studi S2 ke Luar Negeri
Kata Bill Gates, Bahagia Itu Bukan dari Mobil Mewah, Tapi dari Hal Ini
Etika Kerja Remote di Kafe dan Coworking Space, Jangan Sampai Ganggu Orang Lain!
Kedutaan New Zealand Buka Lowongan Kerja, Batas Akhir Daftar Sampai 8 Oktober 2025