7 Barang yang Tidak Perlu Dibawa Saat Traveling Light dengan Bawaan Carry-On

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Minggu, 28 September 2025 | 19:00 WIB
Ilustrasi: Buat yang kebiasaan overpacking, simak barang-barang yang tidak perlu dibawa saat ingin traveling light. (pixabay.com)
Ilustrasi: Buat yang kebiasaan overpacking, simak barang-barang yang tidak perlu dibawa saat ingin traveling light. (pixabay.com)

PejuangKantoran.com - Urusan packing sebelum traveling sering jadi masalah besar. Masih banyak orang yang mengalami dilema: “Bawa ini nggak, ya? Takut nanti butuh.”

Hasilnya? Koper jadi penuh dengan barang yang dibawa untuk jaga-jaga, yang akhirnya malah nggak pernah dipakai.

Nah, buat yang mau traveling light atau jalan dengan  bawaan carry-on saja, kuncinya bukan sekadar irit tempat, tapi juga strategi. Semakin sedikit bawaan, semakin bebas rasanya.

Baca Juga: 5 Skill Teknologi Paling Dicari di Indonesia, Wajib Kuasai Biar Cepat Dilirik HRD!

Influencer di dunia traveling pun mungkin awalnya juga sering overpacking. Mulai dari bawa banyak sepatu, sampai hairdryer pun ikut masuk koper.

Tapi setelah beberapa kali harus lari-lari di bandara dengan bahu pegal, akhirnya mereka mungkin sadar: lebih sedikit barang, lebih banyak kebahagiaan. Dan ternyata, yang nggak kita bawa justru sama pentingnya dengan apa yang kita bawa.

Kalau kamu termasuk yang masih sering overpacking, coba simak 7 barang yang biasanya ditinggalkan para traveler berpengalaman ketika hanya bepergian dengan carry-on.

1. Sepatu untuk berbagai keperluan

Sepatu itu makan tempat dan berat. Seringnya, kita cuma pakai satu atau dua pasang saja. Triknya? Bawa satu sepatu nyaman untuk jalan jauh, plus satu pasang yang agak rapi kalau ada acara khusus. Sisanya tinggal di rumah.

2. Botol toiletries ukuran besar

Baca Juga: Lowongan Kerja Besar-Besaran di KAI: 11 Posisi Tersedia, Batas Akhir 30 September 2025

Bawa sampo atau sabun cair ukuran full-size itu riskan. Kalau bocor, bisa bikin koper jadi wangi lavender sampai berbulan-bulan. Lebih aman pakai versi travel size atau produk padat seperti shampoo bar dan deodorant stick.

3. Jaket tebal

Kecuali memang ke Kutub Utara, jaket superbulky biasanya lebih banyak merepotkan. Lebih baik pilih gaya layering: kaos tipis, sweater ringan, lalu jaket tipis tahan angin. Praktis, tetap hangat, dan nggak makan tempat.

4. Buku bacaan

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: Vegoutmag.com

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X