PejuangKantoran.com - Setelah sukses dengan 9 juta lebih penonton, tak mudah bagi rumah produksi Imajinari dan kuartet Boris Bokir, Indra Jegel, Bene Dion, dan Oki Rengga, untuk membuat kelanjutan cerita Agak Laen.
Ada beban yang dirasakan produser Ernest Prakasa dalam meramu cerita yang tepat agar bisa memenuhi ekspektasi setidaknya 9 juta penonton film Agak Laen yang pertama.
“Ini film yang buat kita ngerjainnya penuh dengan suka cita sekaligus beban. Suka cita karena bisa kembali berkumpul di set bersama orang-orang ini lagi. Berkarya lagi dengan visi yang sama, yaitu membuat film selucu mungkin yang bisa kita bikin.
Baca Juga: Penggunaan AI Bisa Memudahkan Kamu saat Proses Melamar Pekerjaan, tapi Juga Bisa Menyulitkan
"Tapi, saat yang bersamaan beda banget. Beban mentalnya itu, lho!” ujar Ernest Prakasa, saat trailer launch Agak Laen: Menyala Pantiku di Plaza Senayan XXI, Rabu (08/10/2025).
Pendekatannya tentu saja tidak bisa seperti film pertama yang dikerjakan tanpa ada tekanan untuk meledak di pasar. Sementara di film kedua ini, Ernest bersama Dipa Andika yang bertindak sebagai produser eksekutif harus putar otak menyusun cerita yang menarik untuk digarap.
Ia bahkan bersama komika Muhadkly Acho, yang bertindak sebagai sutradara, sempat melakukan outing ke Singapura untuk menggodok ide-ide cerita.
“Di film pertama, kita pure have fun saja. Kalau yang ini kayak ada beban ekspektasi penonton gimana ya, nanti? Jadi, kita bekerja lebih keras.
"Sebenarnya yang paling berat di awal, pada saat menentukan pilihan cerita. Kita mau kemana nih, di film yang sekarang? Itu keputusan yang paling berat.
Baca Juga: AI Makin Canggih! Perkenalkan Centaur, Teknologi yang Bisa Menebak Pola Pikir Manusia
"Ketika kita akhirnya memutuskan mau ke panti jompo dengan bumbunya investigasi, jalannya sudah lebih, 'OK, let’s go!'. Lebih lancar!” tukas komika jebolan Stand Up Comedy Indonesia itu.
Salah satu penyebab Ernest dan tim mencari arah kemana Agak Laen akan dibawa selanjutnya adalah karena mereka tidak ingin film tersebut kali ini menjadi sekuel, prekuel, atau spin off dari yang pertama. Mereka ingin menghadirkan cerita yang lepas.
“Dari awal banget, kita sudah mikir. Kalau film pertama sukses, kita mau lanjutkan dengan konsep yang terinspirasi dari apa yang dilakukan sama legend Warkop DKI. Dari film ke film, mereka bisa jadi apa saja tanpa harus mikirin sekuel, prekuel atau spinoff.
"Pokoknya Boris, Jegel, Oki, Bene kali ini ngapain, sih? Namanya sama, tapi dunianya, ceritanya, karakternya kita reset total,” ujar Ernest.
Artikel Terkait
Indonesia Jadi Negara dengan Waktu Penggunaan Ponsel Tertinggi di Dunia Tahun 2025
Penting! TOEFL iBT 2026 Berubah, Tingkat Kesulitan Soal yang Lebih Adaptif dengan Durasi Baru. Apa Maksudnya?
Content Creator Wajib Melakukan Senam Tangan Ini Agar Terhindar dari Cedera Seperti Carpal Tunnel Syndrome!
Jelang Konser 25 Tahun Berkarir, Andien Beberkan Perbedaan Dirinya di Usia 15 dan 40 Tahun
Punya Pekerjaan dengan Gaji Tinggi tapi Melelahkan, Cari Tahu Kapan Waktunya Bertahan dan Resign
Yang Bikin Pebulutangkis Liliyana Tak Pernah Puas dan Punya Keinginan Kuat untuk Jadi Juara
Bukan Cuma Kerja dari Rumah, Ini Makna Sebenarnya dari Fleksibilitas Kerja yang Bikin Karyawan Happy