Pejuangkantoran.com - Mulai 21 Januari 2026, ETS (Educational Testing Service) resmi meluncurkan versi terbaru TOEFL iBT dengan format yang lebih modern dan efisien. Tes ini kini hadir dengan durasi lebih singkat, sistem adaptif, konten lebih relevan, serta skala skor baru (1 – 6).
Meski banyak berubah, ETS menegaskan bahwa kualitas dan standar internasional TOEFL tetap sama. Berikut ini perubahannya.
- Tes lebih adaptif dan personal
Bagian Reading dan Listening kini menggunakan sistem multi-stage adaptive. Artinya, tingkat kesulitan soal akan menyesuaikan kemampuan peserta. Jika kamu menjawab dengan baik di tahap awal, soal berikutnya akan sedikit lebih sulit dan sebaliknya.
Dengan sistem ini, hasil tes menjadi lebih akurat dan personal karena mengukur kemampuan bahasa secara nyata, bukan sekadar jumlah jawaban benar.
- Durasi tes lebih singkat
Durasi TOEFL iBT versi baru hanya 67 – 85 menit, jauh lebih singkat dari versi lama yang mencapai hampir dua jam. Ini karena sistem adaptif menyesuaikan jumlah soal sehingga waktu ujian pun menjadi lebih efisien.
Tes yang lebih pendek berarti lebih nyaman secara mental, terutama bagi pelajar atau profesional yang memiliki jadwal padat.
Baca Juga: Pengacara Gugat Nilai TOEFL untuk Syarat Mendaftar CPNS, Sebut Bahasa Inggris Bukan Syarat Utama
- Konten lebih modern dan relevan
Soal bacaan dan percakapan kini diambil dari konteks akademik masa kini, seperti artikel dari situs universitas, majalah kampus, atau obrolan mahasiswa tentang proyek kuliah.
Tujuannya agar tes terasa lebih realistis dan aplikatif untuk menilai kemampuan bahasa yang digunakan dalam kehidupan akademik modern.
- Struktur tes tetap 4 bagian
Walau lebih singkat, TOEFL iBT tetap menilai empat kemampuan utama.
- Reading (35 menit): 2 bacaan dengan total 20 soal.
- Listening (36 menit): 3 – 4 bagian percakapan dan kuliah, total 28 soal.
- Speaking (16 menit): 4 tugas, termasuk menyampaikan pendapat dan menjawab berdasarkan teks atau audio.
- Writing (29 menit): 1 tugas baru, Writing for an Academic Discussion, menggantikan esai panjang.
Pada tugas Writing ini, peserta menulis sekitar 100 – 120 kata sebagai tanggapan terhadap pendapat dosen dan mahasiswa lain di forum akademik. Bagian ini lebih singkat, tetapi tetap menilai kemampuan berpikir dan menulis formal.
Baca Juga: Trik Latihan dan Cara Mengerjakan Tes IELTS, Termasuk Tipe Pertanyaan dan Cara Penilaiannya
- Skala skor baru
Mulai 2026, TOEFL iBT memakai skala skor 1 – 6, disesuaikan dengan standar internasional CEFR, yaitu A1 – C2. Skor akhir dihitung dari rata-rata empat bagian tes dan dibulatkan ke setengah band terdekat.
Selama masa transisi 2026 – 2028, ETS tetap menyediakan dua format skor, yaitu skala baru (1–6) dan skala lama (0–120) agar lembaga pendidikan dapat beradaptasi.
Artikel Terkait
Mau Daftar Beasiswa di 40 Kampus Top Dunia Ini? Cek Syarat Skor IELTS yang Harus Dipenuhi!
Mau Ikut Beasiswa LPDP Harus Punya Sertifikat TOEFL atau IELTS. Apa perbedaaan TOEFL, IELTS, dan PTE?
7 Program Beasiswa di Qatar Ini Nggak Perlu Sertifikat IELTS, Dapat Asuransi Kesehatan Lagi!
5 Hal yang Harus Dipertimbangkan sebelum Menjadi Digital Nomad, Bukan Cuma Bahasa Inggris Lho!
10 Bahasa Asing dengan Bayaran Tertinggi di Dunia Karir Penerjemahan
Kerja Remote Dibayar Dollar: Lowongan Kerja AI Editor – Bahasa Indonesia di Gini Talent