Menjelang Liburan Akhir Tahun, Rencanakan Liburanmu. Berikut Ini Panduan Ukuran Koper yang Harus Kamu Bawa

photo author
Sigit Triwahyu, Pejuang Kantoran
- Selasa, 28 Oktober 2025 | 15:30 WIB
Gunakan koper dengan ukuran yang sesuai dengan lama perjalanan kamu. (Pejuangkantoran.com/ Made with Google AI)
Gunakan koper dengan ukuran yang sesuai dengan lama perjalanan kamu. (Pejuangkantoran.com/ Made with Google AI)

Pejuangkantoran.comAkhir tahun mulai dekat, artinya liburan sudah di depan mata. Rencana perjalanan liburan tentu sudah kamu rancang. Semua keperluan untuk perjalanan ini, mestinya juga sudah disiapkan.

Koper adalah salah satu alat utama ketika kita melakukan perjalanan. Memang ada duffel bag, ransel, carrier, tasa jinjing, dan sebagainya namun koper lebih banyak dipilih karena kepraktisan dan keamanannya.

Dengan dimensi yang cenderung mengotak, koper relatif bisa muat lebih banyak. Selain itu, fitur casing-nya yang keras dan ada kunci, membuat barang-barang yang disimpan di dalamnya relatif lebih aman ketika harus masuk bagasi kendaraan umum.

Sebelum ada koper yang kita kenal sekarang, di era sebelum 1800-an, orang bepergian dengan peti kayu, tas kulit, atau peti logam. Karena bentuknya yang kotak dengan ukuran yang besar dan tanpa roda, benda ini sulit dibawa. Biasanya ada pelayan yang akan bersusah payah membawakannya.

Istilah luggage untuk koper itu sendiri berasal dari kata lug yang artinya “menyeret” atau “membawa dengan susah payah”.

Baca Juga: Hindari Menggunakan Koper Warna Hitam, Biru Navy, atau Abu-Abu Dalam Perjalanan dengan Pesawat Terbang!

Koper modern yang bentuknya seperti sekarang, mulai ada di era penerbangan awal, yaitu antara tahun 1930-1950-an. Ini karena ada kebutuhan membawa koper itu ke dalam pesawat.

Kebutuhan ini mendorong dimensi koper diperkecil. Selain itu, materialnya berubah dari kulit keras dengan bingkai logam ke serat keras dan kain tebal (kanvas) yang lebih ringan.

Bentuknya pun berubah, umumnya menjadi persegi panjang dengan pegangan tangan di atas.

Perubahan Revolusioner Koper

Perubahan revolusioner koper terjadi pada tahun 1970-an ketika untuk pertama kalinya koper dipasangi roda agar mudah dibawa. Penciptanya adalah seorang pilot Amerika bernama Bernard Sadow.

Bernard menyebutnya sebagai rolling luggage dan mematenkannya pada tahun 1972. Tahun 1987, tarikan teleskopik koper menggantikan tarikan dari tali.

Koper beroda ini benar-benar mengubah cara orang bepergian, terutama di bandara yang luas. Roda (dan tarikan) pada koper membuatnya lebih mudah dibawa, efisien, dan nyaman digunakan di bandara internasional yang umumnya berukuran luas.

Baca Juga: 10 Hacks Untuk Mengurangi Bobot Koper Atau Tas Kamu yang Masuk ke Dalam Bagasi Pesawat

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Sigit Triwahyu

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X