“Yang harus kita hadirkan adalah reliabilitas dari aspek environment-nya, world build-nya. Seperti mungkin tadi dilihat di trailer, stadion bolanya mirip di Mampang atau di mana.
"Kota besarnya juga kayak kota-kota besar di Indonesia. Kita harus mendapatkan aspek reliabilitas kepada audiens agar mereka memiliki kedekatan dengan film kita nantinya!” pungkas Robby.
Artikel Terkait
FIlm Dowajuseyo (Tolong Saya) Kombinasikan Urban Legend Lokal dan Korea Selatan dari POV Tokoh Wanita
Banyak Ibu Merindukan Waktu untuk Diri Sendiri, Ini Potret Emosional Bunda Masa Kini
Tak Sekadar Tayang, Film TIMUR Lakukan Ini untuk Korban Bencana Sumatera
Gaji di Singapura Diprediksi Naik Tipis pada 2026, Bonus Mulai Dikurangi
Ucapan Selamat Natal dan Tahun Baru untuk Rekan Kerja dalam 3 Bahasa, Sopan dan Profesional
3 Kisah Pahit Pengejar Visa WHV Australia: Antara Janji Media Sosial dan Realita yang Kelam
Christmas Carol Colossal Vol. 2 Siap Meriahkan Natal Warga Jakarta di FX Sudirman