PejuangKantoran.com - Modual Nekad merupakan lanjutan dari film Modal Nekad, yang menjadi debut penyutradaraan Imam Darto. Setelah filmnya sukses ditonton 865 ribu penonton, sutradara yang merintis karir sebagai penyiar radio ini sebenarnya tidak terpikir untuk membuat sekuelnya.
Bersama Marwan Nasution, partner-nya di Pabrik Cerita, Imam sebenarnya sudah menyiapkan cerita baru untuk ia tawarkan kepada produser Chand Parwez. Namun, ide langsung ditepis.
“Jadi bikin film kedua itu tantangan besar yang saya berikan pada Sutradarto (panggilan Darto yang menjadi sutradara oleh Pak Parwez).
Baca Juga: Kapan Waktu yang Pas untuk Minta Kenaikan Gaji, biar Nggak Dikira Kepedean?
"Sebelumnya, dia datang dan bilang kalau dia punya cerita yang juga sangat menarik. Tapi saya bilang lebih baik kita lanjutkan dulu Modal Nekad-nya dengan bikin Modual Nekad.
"Kita buat dengan cerita yang dua kali lebih seru, dua kali lebih menyentuh, drama yang kuat dan dua kali ketawanya. Memang itu menjadi sebuah tantangan yang luar biasa!” ujar Chand Parwez di Epicentrum XXI, Jakarta, Senin (22/12/2205).
Tantangan itu kemudian diterima Imam Darto bersama Marwan dan Sesa Nasution untuk mencari premis dan jalinan cerita yang memenuhi tantangan dari pihak Starvision.
Tiga hari mencoba menggodok cerita, terang Marwan, hasilnya langsung jelek. Setelah digodok lagi, tiga minggu kemudian mereka presentasikan. Namun hasilnya masih tidak memuaskan.
Akhirnya, proses penggarapan cerita hingga akhirnya menjadi skenario final berjalan tiga bulan.
“Ini kita deg-degannya sudah berapa bulan ya, sejak kita syuting? Setengah tahun lebih, ya? Tapi, deg-degan itu terlegakan oleh tawa penonton screening semua. Terima kasih," ujar Imam.
Baca Juga: Sekarang Pengguna Bisa Mengubah Alamat Gmail yang Sudah Ada dengan Fitur Baru dari Google
Ketika para pemain satu per satu muncul di layar, tepuk tangan riuh para penonton betul-betul membuat mereka lega. Ini mengobati proses penulisan skenaro maupun syutingnya yang bikin mereka pusing setengah mati.
"Apalagi ada yang enggak reading nih, Bosku!” sindir Imam Darto, sambil melirik Gading Marten yang berperan sebagai Saipul.
Salah satu daya tarik dalam film ini tidak dipungkiri adalah keterlibatan seluruh keluarga Gading Marten. Dari Gisella Anastasia (sebagai Gina, mantan istri Saipul), Gempita Nora Marten (Aisyah), dan Roy Marten yang muncul sebagai cameo (Pak Menteri).
Dari segi plot cerita, hubungan antara Saipul dan Gina pun mengundang gelak tawa karena diceritakan menggunakan hijab dan rujuk kembali.
Artikel Terkait
Sayuran Terbaik untuk Kesehatan Jantung, Menurut Ahli Kardiologi
33 Jalan Ditutup Sementara Saat Perayaan Malam Tahun Baru 2026 di Jakarta, Ini Daftar Lengkapnya
6 Destinasi Wisata Ramah Anak yang Direkomendasikan Kemenpar untuk Libur Natal dan Tahun Baru 2025/2026
UMK Kota Malang 2026 Naik ke Rp3,7 Juta, Serikat Pekerja Soroti Pengawasan Perusahaan
4 Komponen Paket Pesangon yang Perlu Dinegosiasikan, Antara Lain Lump Sum atau Dicicil
Ketika Wawancara Kerja Kamu Diajak Untuk Ngopi Terlebih Dahulu, Kamu Perlu Paham Hal Penting Berikut Ini!
Perilaku Kecil Seperti Menyela Pembicaraan Orang Lain Bisa Berdampak Buruk pada Hubungan Kerja Lho!