- Setiap orang membayar untuk porsinya sendiri.
- Mengambilkan makanan untuk yang tidak ikut AYCE atau tidak membayar penuh adalah pelanggaran etika dan aturan.
6. Gunakan alat saji dengan benar
- Gunakan sendok penjepit yang disediakan, bukan alat makan pribadi.
- Jangan mencampur alat antar menu (misalnya penjepit dessert dipakai ke makanan berat).
7. Jaga kebersihan area makan
- Ambil makanan tanpa menyentuh langsung.
- Jangan mengotori area buffet.
- Rapikan piring bekas jika sistem restoran menghendaki.
8. Hormati staf dan pengunjung lain
- Jangan bersikap kasar, meremehkan, atau memaksa staf.
- Antre dengan tertib.
- Jangan berebut atau mengambil berlebihan saat stok baru keluar.
Baca Juga: Kuliner Masa Depan: 6 Tren Makan yang Akan Mengubah Dunia
9. Jangan “balas dendam” ke restoran
- Contoh tidak etis: sengaja makan berlebihan sampai muntah, atau sengaja menyisakan agar “restoran rugi”.
- AYCE adalah kesepakatan bisnis, bukan ajang kompetisi.
10. Makan dengan kesadaran (mindful eating)
- Nikmati rasa, bukan sekadar kuantitas.
- Etika makan juga mencerminkan penghargaan terhadap pangan dan kerja orang lain.
***
Artikel Terkait
4 Rekomendasi Restoran Halal di Bali. Nggak Cuma Viral, Kuliner Lokal Ini Beneran Enak!
10 Kota Terbaik Dunia untuk Pencinta Kuliner Versi TimeOut : Dari Street Food hingga Fine Dining
Kenapa Ada Orang yang Enggan Coba Kuliner Lokal saat Traveling, dan Pilih Ayam Goreng Fast Food Saja?
Pemerintah Bebaskan PPh 21 untuk Pekerja Hotel, Restoran, dan Kafe Bergaji di Bawah Rp10 Juta hingga 2026
Kamu Tipe Habis Makan Langsung Cuci Piring atau Tumpuk Dulu? Ternyata Itu Menggambarkan Kepribadian Kamu
Indonesia No. 1 Kuliner Terbaik Se-Asia Tenggara dan Ke-10 Kuliner Terbaik Dunia versi TasteAtlas