Namun, untuk para orang yang sudah tua, sedang sakit, atau lumpuh, tidak dianjurkan untuk melakukan amalan ini. Begitu juga jika kamu terlambat berangkat ke tempat salat atau jarak ke sana jauh, maka dibolehkan untuk menggunakan kendaraan.
6. Rute berangkat dan pulang salat berbeda
Saat melaksanakan Salat Idul Fitri di masjid atau tanah lapang, dianjurkan untuk mengambil rute perjalanan yang berbeda saat berangkat dan pulang. Sebuah hadits menuliskan:
“Dari Abu Hurairah, dia berkata: ‘Bahwa Nabi Muhammad SAW, apabila keluar untuk salat di hari raya, maka beliau pulang melewati jalan yang berbeda dari jalan sebelumnya’.” (HR. Hakim).
Saat mengambil jalan yang berbeda ketika pergi dan pulang salat, maka kamu akan bertemu dengan orang yang berbeda pula. Jadi, semakin banyak kebahagiaan, keceriaan yang dapat disebarkan dengan bersilaturahim.
Baca Juga: Ternyata Bukan Mohon Maaf Lahir Batin, Jadi Apa Arti Minal Aidin Wal Faizin?
7. Datangi tempat keramaian dan rumah kerabat
Dikisahkan, ketika Hari Raya Idul Fitri, Rasulullah SAW menemani Aisyah mendatangi sebuah pertunjukan atraksi tombak dan tameng.
Bahkan saking menikmatinya menonton atraksi itu, Aisyah sampai menaruh kepalanya di atas bahu Rasulullah sehingga dia bisa menyaksikan permainan itu dari atas bahu Rasulullah dengan puas, menurut hadits riwayat Ahmad, Bukhari dan Muslim.
Selain itu, Rasulullah juga melakukan tradisi silaturahim di zamannya. Ketika Idul Fitri, Beliau akan mengunjungi rumah para sahabatnya dan begitu juga dengan para sahabatnya.
Di kesempatan ini, Rasulullah dan para sahabat saling mendoakan kebaikan satu sama lain.
Itulah beberapa amalan sunnah yang bisa dilakukan sebelum dan sesudah Salat Idul Fitri. Jangan lupa diamalkan agar ibadah di hari istimewa ini semakin maksimal. (Elga Windasari)
Artikel Terkait
Jangan Lupa Baca Niat Zakat Fitrah, Agar Amalan Kamu Sah!
Tata Cara Salat Gerhana Matahari dan Anjuran yang Sebaiknya Dilakukan
Aturan Salat Jamak Qashar Saat Mudik dan di Kampung Halaman, Jangan Sampai Salah!
Edaran Menag Soal Perbedaan Tanggal Idul Fitri 1444 H: Tetap Jaga Ukhuwah Islamiyah dan Toleransi
Pemerintah Tetapkan Idul Fitri Pada Sabtu 22 April, Menag Minta Tetap Toleransi Perbedaan Hari Raya
Doa Ziarah Kubur dalam Bahasa Arab dan Artinya, serta Adab Mengunjungi Makam