Baca Juga: Sinopsis Revenant, Drakor Horor Misteri yang Ratingnya Paling Tinggi di Korea Saat Ini
Mengangkat kepercayaan akan primbon atau ramalan tentang takdir manusia dari budaya Jawa ini tentunya relate dengan pengalaman banyak orang, karena praktek primbon saat ini masih dijalani oleh sebagian masyarakat.
3. Lantai 4
Hari libur biasanya jadi tanggal target rilis film karena animo orang menonton film saat liburan lebih tinggi. Maka Lantai 4, film horor garapan sutradara Wahyu Nugroho dan F.X. Purnomo ini dirilis pada 17 Agustus, yang kebetulan merupakan Harpitnas.
Lantai 4 mengangkat kepercayaan atau mitos bahwa angka 4 pertanda kematian, sehingga banyak lift di gedung tinggi menghilangkan lantai 4. Film ini mendapuk Yuki Kato, Ruth Marini, Tio Pakusadewo, Aqila Nathaya, dan Inggrid Widjanarko sebagai pemeran utama.
Film ini menceritakan keluarga Jonathan Lie (Tyo Pakusadewo), istrinya, Julia (Ruth Marini), dan kedua anak mereka, Laura (Yuki Kato) dan Citra (Aqila Nathaya) yang pindah ke lantai 4 sebuah apartemen. Kedua anak Jonathan sebenarnya tidak setuju, tetapi tidak bisa berbuat apa-apa.
Keanehan pun mulai dirasakan Laura dan Citra setelah beberapa hari tinggal di situ. Ketika Laura mendengar suara tangisan misterius, dilihatnya Citra keluar dari kamar dengan tatapan kosong. Ia mendekap boneka perempuan yang ditemukannya di dalam lift lantai empat.
Laura curiga, kejadian mistis yang mereka alami merupakan ulah Oma Lie, penghuni satu-satunya di lantai 4 apartemen sebelum mereka pindah. Oma Lie diduga sengaja menumbalkan keluarganya sendiri.
4. Susuk
Film horor yang akan dirilis Agustus lainnya adalah Susuk. Film keluaran rumah produksi Goodwork ini digarap oleh sutradara Ginanti Rosa yang karya sebelumnya, Qorin, sukses ditonton 1 juta orang.
Baca Juga: Hottest Movie Akhir Pekan Ini: Mission Impossible - Dead Reckoning Part 1
Film ini mengangkat tema tentang betapa mengerikannya efek dan akibat dari penggunaan susuk. Diceritakan Laras (Hana Malasan), yang ingin berhenti dari pekerjaannya sebagai Pekerja Seks Komersial (PSK), berusaha memperbaiki hubungannya dengan sang adik, Ayu (Ersya Aurelia).
Namun, kecelakaan membuat Laras sulit mengalami kematian dan terus terjebak dalam sakaratul maut. Laras terus hidup, tetapi tubuhnya mulai membusuk seperti mayat.
Akhirnya, sang adik pun berupaya mencari berbagai cara untuk menyembuhkan sang kakak ditemani oleh Arman (Jourdy Pranata).
Kengerian susuk ini sudah dibangun sejak awal, dari poster teaser yang menampilkan rontgen separuh wajah Laras dengan benda asing di dahi sebagai ilustrasi fenomena susuk. Mengerikan, tapi jelas terornya akan menegangkan! (Syanne Susita)
Artikel Terkait
Bandara Kertajati Diharapkan “Hidup” Lagi Setelah Tol Cisumdawu Diresmikan
Kuasa Hukum Minta Mario Dandy Diperiksa Psikiater, Pengacara David: “Sudah Terbaca Semua”
Pemerintah Resmi Sahkan RUU Kesehatan Jadi Undang-Undang, IDI Berencana Ajukan Judicial Review
Sejumlah Aspek yang Disempurnakan dalam UU Kesehatan, Agar Pasien Tak Perlu Berobat ke Luar Negeri
Penulis Prancis Kelahiran Ceko Milan Kundera Meninggal Dunia di Usia 94
Sukuk Wakaf Ritel SWR004, Investasi Syariah buat Kamu yang Mau Investasi sekaligus Beramal