PejuangKantoran.com - Saat ini, jumlah content creator di media sosial sudah tidak terhitung banyaknya. Salah satunya adalah Irwan Prasetiyo, yang sering mengunggah videonya di Instagram dan TikTok.
Dalam sebuah videonya, Irwan Prasetiyo menyoroti banyaknya content creator pemula yang pengeluarannya “jor-joran” padahal kontennya belum bisa menghasilkan.
Menurutnya, hal ini disebabkan karena ketika mereka belajar bikin konten, fokus pertamanya malah mencari kamera yang harganya supermahal atau studio yang harga sewanya nggak murah.
Baca Juga: Bongkar Rahasia Jadi Konten Kreator Sukses, Bisa Jadi 'Side Job' Seru Para Pejuang Kantoran
“Follower belum ada 100 ribu tapi sudah punya manajer, editor, script writer. Jadinya belum menghasilkan uang yang cukup tapi penghasilannya sudah gede banget dan ujungnya malah kayak startup yang suka bakar duit,” kata Irwan Prasetiyo, yang kini bekerja sebagai Senior Manager SCM Finance NAM Adidas Amerika Serikat.
Jadi, bagaimana cara menjadi content creator? Bagaimana membuat konten secara konsisten? Apa jenis konten yang disukai?
Irwan memilih sebisa mungkin mengerjakan semuanya sendiri sambil menikmati prosesnya. Bahkan, di 200 konten pertamanya, ia sudah mendapatkan puluhan endorse.
“Di situ aku benar-benar kerjain semua sendiri, jadinya yang menikmati semua pemasukannya aku sendiri, ya. Dan ini semua masih ditambah kerjaan utamaku sebagai senior manager keuangan full time,” ujar pria yang mayoritas kontennya dibuat di kamarnya yang sederhana.
Cara menjadi content creator
Sebenarnya, siapa saja bisa menjadi seorang content creator karena tidak perlu keahlian atau pelatihan khusus.
Jika kamu bisa memproduksi konten secara konsisten, serta membagikan ide dengan cara yang menyenangkan dan menarik, kamu bisa berhasil menjadi kreator favorit banyak orang.
Langkah 1: Cari tahu kepribadianmu
Ini hal terpenting yang akan kamu lakukan saat memulai jadi content creator. Langkah ini akan menentukan keputusan selanjutnya, mulai dari audiens yang ditargetkan, jenis konten yang dibuat, bahkan platform yang dipilih.
Secara umum, ada dua tipe kepribadian kreator yang dapat dipilih: pendidik dan penghibur.
Baca Juga: Cari Cuan Tambahan dengan Jadi Konten Kreator, Ini Tipsnya Biar Video Kamu Banyak Viewers
Artikel Terkait
Apa Sebenarnya Toilet Gender Netral, yang Disebut Daniel Mananta Ada di Sekolah Internasional?
Nikita Mirzani Gencar Promosikan Shopee Live, Hati-hati Biar Nggak Malah Merugi!
Film Thriller Sleep Call Terinspirasi dari Pengalaman Anak Perempuan Sutradara Fajar Nugros
Susah Menepati Deadline? Begini Caranya Supaya Pekerjaan Selesai Tepat Waktu
Jelang KTT ASEAN, Kantor-kantor di Sekitar Lokasi Diimbau untuk WFH guna Mengurangi Kemacetan
Perekonomian Indonesia Meroket 5,17 Persen di Kuartal II-2023