Hujan Meteor Perseid Bisa Disaksikan Tanpa Teropong pada Sabtu hingga Minggu 13 Agustus Dini Hari!

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Sabtu, 12 Agustus 2023 | 09:00 WIB
Langit malam pada Minggu, 13 Agustus 2023, menunjukkan perkiraan lokasi hujan meteor Perseid. (The Old Farmers Almanac)
Langit malam pada Minggu, 13 Agustus 2023, menunjukkan perkiraan lokasi hujan meteor Perseid. (The Old Farmers Almanac)

PejuangKantoran.comFenomena bintang jatuh yang spektakuler akan menghiasi langit malam kita sepanjang Sabtu dan Minggu, 12-13 Agustus 2023.

Hujan meteor Perseid merupakan peristiwa tahunan di mana Bumi melewati puing-puing yang ditinggalkan oleh komet Swift-Tuttle, yang dinamai menurut dua astronom yang menemukannya.

Saat Bumi bersinggungan dengan jalur komet, puing-puing yang sebagian besar terdiri atas debu dan bebatuan kecil tertelan oleh gravitasi planet kita.

Baca Juga: Tradisi Unik Perayaan 17 Agustus di Berbagai Daerah, dari Pacuan Kuda hingga Sepak Bola Api

Kemudian, puing-puing ini memasuki atmosfer sehingga tampak seperti seberkas cahaya terang di langit yang dikenal sebagai meteor. Atau, banyak dari kita menyebutnya sebagai fenomena bintang jatuh.

Nama "Perseid" sendiri berasal dari titik asal meteor di konstelasi Perseus. Dalam mitologi Yunani, Perseus adalah putra Zeus dan Danaë yang fana.

Hujan meteor Perseid ini diyakini menandai kesempatan ketika Zeus mengunjungi Danaë, dan menciptakan garis-garis cahaya di langit.

Kapan bisa menyaksikan Perseid?

Waktu terbaik untuk menyaksikan hujan meteor Perseid adalah saat puncaknya dan menjelang fajar, saat jumlah meteor berada pada titik tertinggi.

Tahun ini, diperkirakan puncaknya akan terjadi pada hari Minggu, 13 Agustus, pukul 00.14-05.36.

Selama ini para astronom memperkirakan frekuensi jatuhnya puing-puing komet Swift-Tuttle adalah sekitar 90 meteor per jam atau lebih.

Baca Juga: 4 Kisah Menyentuh di Balik Pembuatan Film Just Mom, bahkan Hanung Bramantyo Ikut Menangis!

Di Indonesia, data dari BRIN (Badan Riset dan Inovasi Nasional) menyebut intensitas jatuhnya adalah 36-61 meteor per jam.

Karena Perseid dikenal turun dengan cepat setelah mencapai puncaknya, bagi yang ingin menyaksikan dengan jelas bisa keluar rumah dan memasang teleskop pada Sabtu malam hingga Minggu pagi.

Namun, tanpa alat pun fenomena hujan meteori Perseid bisa disaksikan, asalkan kita berada di tempat yang gelap dengan langit yang cerah.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Sumber: Space Explored

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X