Catchplay+ Luncurkan Losmen Melati, Serial Horor Pertama dengan Konsep Universe

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Jumat, 18 Agustus 2023 | 09:00 WIB
Catchplay+ merilis Losmen Melati, serial horor pertama dengan konsep universe. (Instagram @catchplay+)
Catchplay+ merilis Losmen Melati, serial horor pertama dengan konsep universe. (Instagram @catchplay+)

“Kalau ditanya apakah ada hubungannya dengan film, ya, pasti ada. Jika disebut apakah ini kelanjutannya, bisa juga dibilang seperti itu,” kata Alexandra Gottardo.

“Tapi, buat yang belum sempat menonton filmnya, langsung ke series-nya, nggak apa-apa juga karena series ini akan mengungkapkan Losmen Melati ini dalam cerita yang lebih panjang dan detail,” ungkap aktris kelahiran Malang 5 Januari 1985 ini.

Seperti filmnya, serial horor pertama dengan konsep universe ini kembali digarap oleh rumah produksi Infinite Studios dan disutradarai Mike Wiluan dan Billy Christian.

Syuting berlangsung di studio Infinite di Batam yang dikenal sebagai studio terbesar di Asia Tenggara. Keseriusan Infinite Studios membangun keseluruhan set ini  mengundang decak kagum para pemain.

Dwi Sasono, yang berperan sebagai Fadil, penyidik yang ingin menginvestigasi kejanggalan-kejanggalan yang terjadi di dalam Losmen Melati, ikut mengungkapkan kekagumannya.

Baca Juga: Tembus Program Discovery, Film “Budi Pekerti” Akan Gelar Pemutaran Perdana di TIFF 2023

“Sejak awal baca skrip, saya sudah jatuh cinta dengan cerita Losmen Melati. Saya baca semua episode, walaupun tidak ikut di semua episode karena ingin tahu keseluruhan ceritanya.

“Saking asyiknya, saya membaca habis dalam satu hari. Begitu kuat skrip dan visualnya dalam bayangan, saya sampai bertanya-tanya apakah nanti syutingnya akan seperti yang saya bayangkan.

“Ternyata, setiba di Batam dan melihat set-nya, wow… ternyata lebih jauh dari apa yang saya bayangkan!” puji Dwi Sasono. (Syanne Susita)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X