“Akhirnya ia memutuskan untuk tidak menikah lagi, karena merasa lingkungan dia men-judge bahwa ia terkena kutukan Bahu Laweyan itu. Itu sudah terekam lama, dan ketika pulang ke Jogja beberapa kali, kita sempat ketemu,” jelas Fajar.
Ia pun mengungkapkan keinginannya untuk mengangkat cerita serta kegelisahan temannya itu ke dalam film. Pengalaman itu lalu diterjemahkan ke dalam skenario yang ditulis Fajar bersama Monji Atmodjo.
Baca Juga: Sekarang Kamu Bisa Kursus Desain Grafis Online agar Bisa Mencari Side Job dan Penghasilan Tambahan
Setelah itu, Fajar melakukan proses casting para pemain di mana akhirnya terpilih Raihaanun, Clara Bernadeth, Morgan Oey, dan Aurra Kharisma sebagai pemain utama.
“Teman-teman aktor sudah kita pilih sebulan lalu, dan sudah menjalankan proses akting, workshop fighting, serta bagaimana treatment kamera horornya karena akan technical sekali.
“Kita mau level up horornya, elevate karena sudah banyak film horor di luar sana. Kita harus memberikan sesuatu yang baru!” tekadnya. (Syanne Susita)