Dengan pengelolaan bahan baku sop buntut atau oxtail soup secara benar, orang menilai menu itu adalah kuliner premium.
"Lama-lama, oxtail soup atau sop buntut menjadi comfort food," tutur Chef Vindex Tengker.
Comfort food adalah kondisi tatkala seseorang datang ke kafe atau hotel hendak makan tetapi tidak tahu menu apakah yang akan dipesannya.
"Ya sudah, akhirnya dia pesan sop buntut atau oxtail soup saja karena yang dia pahami dari pengalamannya ya cuma sop buntut atau oxtail soup. Itu yang namanya comfort food," beber Chef Vindex Tengker.
Sejatinya, Indonesia bukan negara yang memonopoli sejarah sop buntut atau oxtail soup.
Prancis sejak abad ke-17 disusul China dan Korea juga menjadi asal-usul sop buntut atau oxtail soup.
Sampai sekarang, ada dua tampilan sop buntut atau oxtail soup.
Pertama, kuliner sop buntut atau oxtail soup yang tersaji terpisah antara menu buntut dan kuahnya, sebagaimana ada di China.
Kedua, oxtail soup atau sop buntut dengan penampilan yang menyatukan dalam satu wadah antara buntut dengan kuahnya seperti dijumpai di Korea, Prancis, dan Indonesia.