PejuangKantoran.com - Saat libur Natal dan Tahun Baru mendatang, diperkirakan akan ada 30.000 wisatawan baik domestik maupun mancanegara yang tiba di Bali setiap harinya.
Puncak libur Natal dan Tahun Baru dimulai pada 20 Desember 2023, dan berakhir ketika wisatawan mulai meninggalkan Bali antara tanggal 4 dan 6 Januari 2024.
Sebagian besar wisatawan domestik datang dengan menggunakan mobil, sehingga akan ada puluhan ribu lebih kendaraan di jalan raya selama libur Natal dan Tahun Baru.
Baca Juga: Ditayangkan Tengah Malam di JAFF18, Pemukiman Setan Suguhkan Pengalaman Horor yang Berbeda
Wisatawan disarankan untuk berangkat lebih awal untuk mengantisipasi kemacetan, terutama saat melakukan perjalanan sehari keliling pulau. Selain itu juga saat kembali ke bandara untuk perjalanan pulang ke tempat tinggal masing-masing.
Karena itu kalau kamu berniat cuti untuk Natalan atau Tahun Baruan di Bali, sebaiknya kamu menyusun itinerary sejak sekarang. Pemda dan para pengelola bisnis pariwisata memperkirakan, kebanyakan wisatawan akan mengincar kawasan Bali bagian selatan yang populer sejak dulu.
Tempat-tempat seperti pantai Seminyak, Legian, Kuta, Canggu, dan Uluwatu, diprediksi akan menjadi sangat padat saat libur Natal dan Tahun Baru nanti.
Buat kamu yang enggan menghadapi kemacetan dan Bali yang terlalu ingar-bingar di Kawasan selatan, coba beralih ke Bali Utara.
Kawasan wisata Bali Utara
Bali Utara meliputi sebagian besar Kabupaten Buleleng, di mana terdapat beberapa pantai dengan suasana yang jauh lebih santai.
Baca Juga: 6 Tanda ADHD di Dunia Kerja, Kira-kira Ada Gejala yang Kamu Punya?
Dibandingkan dengan pantai di kawasan Bali Selatan, fasilitas di resor pantai Bali Utara seperti Lovina sebenarnya cukup lengkap. Kamu bisa memilih untuk menginap di wisma, vila pribadi, atau hotel, tetapi dengan suasana desa nelayan Bali yang kuno.
Berikut beberapa kawasan wisata di Bali Utara:
Pantai Lovina
Selain terkenal dengan sunset-nya, Lovina punya atraksi lumba-lumba di laut lepas. Kamu harus menyewa perahu berkapasitas 4-5 penumpang dengan biaya sekitar Rp60.000 ribu per orang.