PejuangKantoran.com - ADHD atau gangguan pemusatan perhatian dan hiperaktif, sering kali muncul hingga dewasa. ADHD juga seringkali terlihat di dunia kerja.
Banyak orang dewasa penderita ADHD memiliki karier yang sukses, namun kondisi ini dapat menimbulkan tantangan pekerjaan. Impulsif, hiperaktif, dan kurang perhatian adalah ciri-ciri ADHD, meskipun gejalanya bervariasi.
“Setiap orang dengan ADHD adalah unik, dan gejala ADHD dapat berbeda dari satu orang ke orang lainnya,” kata Sean Abraham, pekerja sosial klinis berlisensi di Grow Therapy.
“Meskipun seseorang dengan kondisi tersebut mungkin tidak menikmati atau berhasil dalam satu jenis karier karena gejalanya, orang lain mungkin berhasil dalam posisi yang sama.”
Di bawah ini, dokter berbagi ciri-ciri kepribadian dan perilaku kerja yang umumnya dikaitkan dengan ADHD:
1. Membutuhkan segalanya untuk menjadi sempurna.
Mungkin ada tumpang tindih antara orang-orang yang menderita ADHD dan karyawan dengan kecenderungan perfeksionis, kata Dede O'Shea, seorang psikolog yang berbasis di Cambridge, Massachusetts.
“ADHD memang memengaruhi bagian otak yang mengontrol cara Anda mengarahkan perhatian. Penderita ADHD, area kontrolnya tidak berfungsi dengan baik. Jadi mereka benar-benar tidak bisa fokus pada apa yang perlu mereka selesaikan. Itu terus terjadi bolak-balik di antara semua ide yang berbeda ini. Dan terkadang perfeksionisme muncul sebagai cara untuk mencoba mengatasinya dan berpikir, 'Oke, jika saya menyelesaikan semuanya dengan benar, maka saya bisa memulai,'” kata O'Shea.
Baca Juga: Peach Fuzz, Tren Warna yang Bakal Populer di 2024: Melambangkan Harapan
“Di situlah mereka mendapat masalah, karena mereka tidak pernah sampai pada titik di mana mereka merasa segalanya sudah cukup sempurna untuk benar-benar memulai.”
2. Menunda-nunda hingga menit terakhir.
“Dari arketipe pekerjaan yang populer, 'penundaan' adalah salah satu cara yang ditunjukkan oleh ADHD pada orang dewasa,” kata Dr. Deepti Anbarasan , seorang profesor klinis psikiatri di NYU Grossman School of Medicine. “Hal ini dapat disebabkan oleh kesulitan mereka dalam menjalankan fungsi eksekutif dan menyusun tugas-tugas mereka secara tepat waktu.”
Bagi karyawan dengan ADHD, ketidakmampuan memenuhi tenggat waktu sering kali disebabkan oleh kecemasan.
Artikel Terkait
Ini Alasannya Kenapa Kamu Masih Harus Menulis Cover Letter Saat Melamar Pekerjaan
8 Kriteria yang Dimiliki Tim yang Solid, Punya Rasa Memiliki dan Berani Mengambil Risiko
Boleh Percaya Boleh Tidak, Ini Penyebab Perusahaan yang Dipimpin Perempuan Lebih Memuaskan
Trik Menyombongkan Diri saat Wawancara Kerja Tanpa Membuat Orang Lain Kesal Mendengarnya
Sifat yang Paling Disukai CEO untuk Jadi Karyawan Terbaik di Kantor, Tak Perlu Jadi Penjilat!
6 Cara Memeriksa Legalitas Perusahaan, Jika Mendapat Tawaran Kerja yang Mencurigakan
Mengapa Sektor Perbankan dan Keuangan Butuh Banyak Karyawan dengan Latar Belakang Teknik?
6 Pekerjaan yang Cocok untuk Si Tipe Kepribadian ISTP, Apakah Ada Pekerjaan Impianmu?
6 Cara Melakukan Career Switch dari Bidang Teknik ke Keuangan atau Sektor Perbankan
Ingin Jadi Pekerja Migran Indonesia dan Kerja di Luar Negeri? Ini Persyaratan dan Cara Registrasinya!