PejuangKantoran.com - Pisau Tajam ketimbang pisau tumpul atau pisau majal memang terbukti lebih berguna untuk urusan memotong bahan makanan menu kuliner.
Pisau tajam, kata Technical Director Katto Hermanto Tan saat penjurian National Butchery and Cooking Competition 2023 berbahan baku daging sapi australia oleh MLA atau Meat & Livestock Australia di Raffles Hotel Jakarta, Kamis dua pekan lalu, bisa memotong dan masuk ke bagian lebih dalam daging sapi australia andaikata dibandingkan dengan pisau tumpul atau pisau majal.
Daging sapi australia, beber Trade and Development MLA Siti Nur Aini adalah bahan baku utama dalam kompetisi memasak dan butchery MLA itu.
Sementara, Katto adalah merek pengasah pisau yang menjadi sponsor lomba memasak dan butchery MLA.
"Kami bukan produsen pisau. Kami yang mengasah semua merek pisau hingga menjadi pisau tajam di kompetisi memasak dan butchery MLA ini," ucap Technical Director Katto Hermanto Tan.
Pisau tajam memotong daging dan daging ikan
Kepada PejuangKantoran.com, Technical Director Katto Hermanto Tan, dalam kompetisi memasak dan butchery MLA itu membagikan pengalamannya menggunakan pisau tajam daripada pisau tumpul atau pisau majal untuk memotong daging atau daging ikan atau ikan.
"Saya suka memancing. Sehabis memancing kan harus butchery ikan juga," tutur Technical Director Katto Hermanto Tan, pria kelahiran 1978 ini.
Pengalaman Hermanto Tan menunjukkan ada karakteristik berbeda antara daging dan ikan pada proses pemotongan keduanya.