senggang

Dunia Seakan Runtuh bila Orangtua Punya Anak Berbibir Sumbing

Kamis, 25 Januari 2024 | 17:47 WIB
Direktur Sido Muncul Irwan Hidayat dalam jumpa virtual program operasi bibir sumbing untuk 60 anak di Atambua, Kabupaten Belu, NTT, Kamis (25/1/2024). (PejuangKantoran.com/Josephus Primus)

 

PejuangKantoran.com - Dalam sebuah komentarnya, Direktur PT Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk atau SIDO Irwan Hidayat bertutur tentang penyandang bibir sumbing.

Biasanya yang terjadi, orang Indonesia di usia anak-anaklah yang menjadi penyandang keadaan bibir sumbing.

Bibir sumbing terjadi apabila jaringan bibir dan rongga mulut tak menyatu di sisi-sisi yang berpusat pada bagian tengah mulut.

Dalam istilah kedokteran, bibir sumbing adalah kelainan bawaan.

Kondisi bibir sumbing baru bisa diketahui tatkala seorang anak lahir.

Sejatinya, dalam dunia medis, kondisi bibir sumbing bisa diatasi melalui tindakan operasi.

Kondisi bibir sumbing berpengaruh besar pada penyandang bibir sumbing itu sendiri dan juga orangtuanya.

Anak dengan bibir sumbing tampil dengan tak percaya diri.

"Penyandang bibir sumbing kan bisa terancam stunting karena mereka akan mengalami kesulitan saat makan," kata Irwan Hidayat.

Sementara, orangtua dari anak penyandang bibir sumbing acap merasa kehilangan harapan manakala mengetahui sang anak menyandang kondisi bibir sumbing.

"Ada orangtua yang merasa seakan dunia runtuh bila punya anak berbibir sumbing," kata Irwan Hidayat usai jumpa virtual dari Jakarta pada Kamis (25/1/2024) dengan pihak penerima bantuan operasi bibir sumbing gratis dari SIDO di Rumah Sakit Katolik Marianum, Halilulik, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur atau NTT.

Bibir sumbing

Irwan Hidayat lebih lanjut membeberkan data bahwa operasi bibir sumbing tersebut akan berlangsung pada 24-27 Januari 2024 di RS Katolik Marianum, Halilulik.

Halaman:

Tags

Terkini