senggang

Bung Karno dan Inspirasi Persahabatan dari Ikan Koi di Blitar

Rabu, 31 Januari 2024 | 07:38 WIB
Bung Karno Penyambung Lidah Rakyat, Kanigoro, Blitar Regency (GOogle maps)

Bung Karno yang tertarik dengan keindahan warna ikan koi itu membudidayakan ikan koi kepada masyarakat Blitar.

Bak gayung bersambut, upaya budidaya ikan koi di Blitar mendapatkan respons positif dan hasil maksimal.

Perjalanan waktu membuat ikan koi lambang persahabatan dua negara Indonesia dan China itu menjadi ikon julukan bagi Kita Blitar.

"Kota Blitar memang dikenal sebagai kota yang memiliki ikon ikan koi," kata Wali Kota Blitar Santoso di sela-sela pembukaan Hotel Santika Blitar, pekan lalu.

Tak hanya tentang ikan koi, Kota Blitar menyuguhkan kekayaan sejarah yang lekat dengan Bung Karno, yaitu kisah patriotisme pasukan Pembela Tanah Air atau Peta yang membebaskan rakyat dari kerja paksa romusha penjajah Jepang pada 14 Februari 1945.

Sudah barang tentu, makam Bung Karno di Blitar adalah destinasi khas tersendiri bagi para pelancong selain wisata berbagai ragam mulai dari kuliner hingga keindahan alam.

Sementara itu, dalam informasi tertulisnya kepada pejuangkantoran.com, manajemen Hotel Santika membeberkan bahwa Hotel Santika Blitar adalah hotel ke-34 dalam kelompok Hotel Santika Berbintang 3.

Lantas, Hotel Santika Blitar adalah properti ke-125 kelolaan jaringan Santika Indonesia Hotel & Resorts.

Santika Hotel & Resorts sudah ada di lebih 50 kota di Indonesia dengan 7 merek atau jenama.

Hotel Santika Blitar memiliki 123 kamar dengan 6 kategori yakni superior, deluxe, executive, deluxe suite, junior suite, dan suite.

Kelengkapan Hotel Santika Blitar lainnya adalah Lumbung Restoran, meeting room, ballroom, kolam renang, dan ruang fitness.

Hotel Santika Blitar hanya berjarak waktu tempuh 5 menit dari Stasiun Kereta Api Blitar, 5 menit dari makam Bung Karno, dan 3 menit dari Istana Gebang.

Istana Gebang adalah rumah masa kecil Bung Karno, kelahiran Surabaya 6 Juni 1901.

Halaman:

Tags

Terkini