Elektabilitas Prabowo Gibran Mencapai 50,7%, Nusron Wahid: Belum Menggambarkan Kondisi 14 Februari

photo author
Felicitas Harmandini, Pejuang Kantoran
- Selasa, 30 Januari 2024 | 21:29 WIB
Menurut survei LSI Denny JA, elektabilitas Prabowo Gibran tembus 50,7%. Tanda-tanda kemenangan satu putaran semakin nyata? (Instagram @prabowogibran)
Menurut survei LSI Denny JA, elektabilitas Prabowo Gibran tembus 50,7%. Tanda-tanda kemenangan satu putaran semakin nyata? (Instagram @prabowogibran)

PejuangKantoran.com - Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA merilis survei terkini terkait elektabilitas peserta Pilpres 2024, Selasa (30/1/2024).

Hasil survei yang digelar 16-26 Januari 2024 itu dipaparkan oleh peneliti LSI Denny JA, Adjie Al Faraby.

Dalam survei LSI Denny JA tersebut dilakukan simulasi kertas suara dengan tiga pasangan peserta Pilpres 2024. Hasilnya sebagai berikut:

Baca Juga: Mengapa Batalyon TNI Selalu Didorong Menggarap Lahan Kosong untuk Pertanian?

Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka 50,7%
Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar 22%
Ganjar Pranowo- Mahfud Md 19,7%
Suara tidak sah 0,7%
BM/Rahasia/TT/TJ 6,9%

Metode penentuan sampel yakni multi stage random sampling, yang didapatkan dari 1.200 responden. Teknik pengumpulan data yakni wawancara tatap muka dengan menggunakan kuesioner. Dalam survei ini margin of error +-2,9%.

Belum menggambarkan kondisi 14 Februari

Hasil survei LSI Denny JA yang menyebut elektabilitas Prabowo-Gibran sudah mencapai angka 50,7% tersebut disambut baik oleh Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo Gibran, Nusron Wahid.

Nusron menyebut, tanda-tanda kemenangan satu putaran dari pasangan calon nomor urut 2 itu semakin nyata.

Baca Juga: Mimpi Menghidupkan Kembali BEKRAF untuk Generasi yang Tidak Berminat Kerja Kantoran

“Alhamdulillah, Prabowo Gibran semakin mendapatkan kepercayaan masyarakat. Bismillah, satu putaran,” kata Nusron Wahid kepada wartawan di Media Center Prabowo Gibran, Jl. Sriwijaya Jakarta Selatan, Selasa (30/1/2024).

Namun Nusron juga mengingatkan, survei tersebut hanya menjelaskan kondisi hari ini, belum menggambarkan kondisi pada tanggal 14 Februari nanti.

“Kita ucapkan terimakasih pada surveinya. Yang penting itu nanti saat pemilihan. Intinya kerja keras. Kalau (survei) bagus Alhamdulillah sebagai bahan untuk menang lebih tebal. Kalau kurang bagus, ya tambah kerja keras lagi,” kata Nusron.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Felicitas Harmandini

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X