senggang

Film Saat Menghadap Tuhan Jadi Cerminan Keresahan Rudi Soedjarwo dalam Pola Asuh Anak

Senin, 3 Juni 2024 | 20:04 WIB
Film Saat Menghadap Tuhan merupakan cerminan kegelisahan yang muncul dari pengalaman pribadi sutradara Rudi Soedjarwo. (Instagram @saatmenghadaptuhan)

“Jadi, saya deg-degan. Jangan sampai saya salah memilih sekolah lagi dan itu selalu menjadi pertanyaan saya sebagai orangtua,” cerita sutradara kelahiran Bogor, 9 November 1971 itu.

Berkaca dari pengalaman tersebut, Rudi melihat sekolah dengan fasilitas bagus dan lengkap tidak menjamin pola didik yang bagus bagi siswa. Yang menentukan adalah siapa yang menjadi guru yang mengajar dan mendidiknya.

Baca Juga: Mau Kerja di Jerman? Coba Pakai Chancenkarte, Program Kerja Baru Jerman Cari Pekerja Dari Luar Eropa

“Saya membuat film ini berasal dari keresahan bahwa saya bukanlah orangtua sempurna. Itu sebabnya saya mau share lewat film ini.

“Saya tidak mau luka yang ada di anak saya menjadi borok sehingga anak menjadi karakter yang menakutkan dan tidak diingini.

“Apalagi, kalau melihat berita begitu banyak kejadian mengerikan di antara anak-anak atau dalam keluarga. Menurut saya, permasalahan (anak) di negara ini sudah siaga satu,” tambahnya.

Menggarap Saat Menghadap Tuhan yang terasa begitu dekat dengan kehidupan pribadinya, ayah empat anak ini turun tangan langsung dalam menggarap film, dari menulis skenario, meng-casting para pemain, menyutradarai, hingga menjadi editor film.

“Satu hal yang saya senangi dari film ini, seperti halnya film pertama saya, Bintang Jatuh, adalah film-film ini melibatkan bakat-bakat baru di mana saya merasa itu karya saya yang lebih besar dibanding film itu sendiri.

Baca Juga: 4 Cara Pindah dan Bekerja di Luar Negeri sebagai Digital Nomad bagi Karyawan Perusahaan Global

“Ketika skenario diucapkan oleh pemain dengan interpretasi masing-masing, itulah indahnya sebuah proses, di mana semua pemain dan kru memberikan nyawanya. Bukan lagi secarik kertas yang memuat cerita,” pungkasnya.

Saat Menghadap Tuhan dibintangi oleh Rafi Sudirman, Abielo Parengkuan, Denisha Wahyuni, Dede Satria, Alit Aryani Willems, dan Poppy Sovia, dan akan dirilis 6 Juni 2024. (Syanne Susita)

Halaman:

Tags

Terkini