senggang

Laut Tengah, Film Drama Religi Bernuansa Drakor yang Angkat Tema Poligami dalam Pernikahan

Minggu, 29 September 2024 | 15:23 WIB
Laut Tengah, film drama reliji bernuansa drama korea yang diangkat dari novel Berliana Kimberly. (Starvision)

PejuangKantoran.com - Drama religi di Indonesia masih menjadi tema favorit penonton bioskop. Itu sebabnya setelah sukses dengan Hati Suhita, Starvision kembali merilis film drama religi berjudul Laut Tengah.

Film ini digarap oleh sutradara Archie Hekagery yang sebelumnya juga sukses menggarap film drama religi, 172 Days

Laut Tengah menampilkan alur cerita yang cukup cepat, dan performance akting para pemain muda seperti Yoriko Angeline, Ibrahim Risyad, Anna Jobling, yang punya kualitas akting yang baik. 

Baca Juga: Rute dan Area Kunjungan di IKN: Panduan Lengkap untuk Berkunjung

Namun bagi produser Chand Parwez Servia, ada beberapa elemen film yang akan membedakan Laut Tengah dengan film religi lainnya. 

“Kami hadirkan Laut Tengah, film drama religi ala drakor. Diangkat dari novel Berliana Kimberly yang fasih bahasa Koreanya tapi juga sangat memahami budaya Islam.

"Pengetahuannya bisa dibilang cukup dalam tentang bagaimana Korea ternyata memiliki pusat kebudayaan Islam yang sangat menarik," ungkap Chand Parwez saat konferensi pers Laut Tengah di Epicentrum XXI, Kuningan, Jakarta, Kamis (26/9/2024). 

Film ini menurutnya dikerjakan dengan kesungguhan, sehingga diharapkan bisa memberikan hiburan baru yang menghangatkan hati.

"Sekaligus mengajarkan bagaimana dalam berkehidupan tokoh-tokoh ini diajarkan untuk bersabar. Bahwa takdir Tuhan itu tidak ada yang sia-sia,” lanjutnya.

Film berdurasi 1 jam 48 menit ini mengangkat cerita menyentuh tentang perjalanan hidup Haia (Yoriko Angeline) yang bersedia menjadi istri kedua Bhumi (Ibrahim Risyad).

Hal itu dilakukannya agar bisa keluar dari kehidupannya yang kelam dan melanjutkan kuliah S2 di Korea. 

Baca Juga: Doom Spending Ancaman dan Bahaya Bagi Gen Z, Berikut 5 Cara Praktis Menghindarinya

Namun, Haia akhirnya terjebak dalam dilema antara Bhumi serta anaknya, Suri (Azkya Mahira), yang tidak mau menerima kehadiran dirinya.

Adapun istri Bhumi, Aisa (Anna Jobling), tengah sakit kritis dan terus membujuk dirinya agar terus mendampingi suaminya.

Di sisi lain, saat di Korea Haia berkenalan dan mulai dekat dengan Choi Haneul (Gabriel Prince). Hal ini tentu saja menambah konflik dan dinamika hubungannya dengan Bhumi. 

Karena berlatar kehidupan Haia di Korea, syuting film ini pun dilakukan di Seoul, Korea Selatan. Mata penonton akan dimanjakan oleh pemandangan indah kota Seoul sebagai latar belakangnya. 

Halaman:

Tags

Terkini