Pejuangkantoran.com Doom spending alias menghambur-hamburkan uang untuk berbelanja kebutuhan tersier disinyalir banyak terjadi pada Milenial dan Gen Z.
Menurut Psychology Today, doom spending terjadi ketika seseorang cenderung belanja impulsif untuk menenangkan diri karena merasa pesimis dengan ekonomi dan masa depannya.
Seorang mantan bankir yang juga dosen senior di bidang keuangan di King's Business School, London, Ylva Baeckström, menyebutkan bahwa hal itu sangat tidak sehat dan fatalistik.
Fatalistik adalah keyakinan bahwa orang tidak bisa mengubah suatu hal yang baru akan terjadi di masa depan, terutama untuk hal-hal yang buruk yang seharusnya bisa dihindari.
Baca Juga: Milenial dan Gen Z yang Melakukan Tren “Doom Spending”, Hati-Hati Bisa Miskin Mendadak!
Misal dalam hal ini, karena pesimis dengan perekonomian dan masa, maka menurut sebagain Milenial dan Gen Z mending menghambur-hamburkan uang untuk kebutuhan tersier.
Toh mau menghambur-hamburkan uang atau tidak, masa depan tetap tidak akan membaik bagi generasi ini. Inilah yang membuat doom spending semakin berbahaya.
Dalam sebuah survei disebutkan bahwa 27% orang yang melakukan doom spending ini untuk mengatasi stres. Namun, alih-alih menghilangkan stres, perilaku ini justru bisa menambah stres.
Doom spending bisa mengacaukan keuangan kamu. Ini karena doom spending itu muncul dari keputusan sesaat tanpa mempertimbangkan hal yang benar-benar kamu butuhkan.
Berikut ini Thesimplicityhabit.com memberikan 5 cara supaya kamu bisa menghentikan dan menghindari doom spending:
- Lakukan Sesuatu Selain Berbelanja
Windows shopping di marketplace atau di pusat perbelanjaan memang hal yang mengasyikkan sekaligus menggoda kamu untuk berbelanja. Apalagi ketika menemukan barang yang sebenarnya tidak penting, tapi menurut kamu ‘lucu’ atau keren.
Terkadang, kamu perlu menghindari keinginan untuk berbelanja. Cobalah mencari kegiatan lain. Misal, olah raga atau ‘ngopi’ bareng teman.
Selain menyehatkan badan, kegiatan semacam ini juga menyehatkan jiwa karena menjaga tali silaturahmi.
Artikel Terkait
Cara Bijak untuk Berhenti dari Jebakan “Doom Spending”, Ternyata Mudah Saja!