Pejuangkantoran.com Selain smartphonei, power bank adalah benda wajib yang ada di tas kamu. Seperti yang sudah kamu tahu, fungsi power bank ini seperti ‘nyawa kedua’ smartphone.
Apalagi smartphone termasuk ‘rakus’ dalam mengonsumsi baterai.
Oleh karena itu, membawa power bank menjadi solusi praktis saat kamu jauh dari colokan listrik di tempat umum.
Akan tetapi, masih banyak orang yang ragu dan takut membawa power bank di dalam tasnya. Umumnya orang takut kalau power bank meledak. Atau ada alasan lain, yaitu power bank tidak boleh dibawa traveling naik pesawat.
Benarkah demikian? Atau ini hanya mitos power bank yang belum tentu benar?
berikut fakta-faktanya di bawah ini:
Baca Juga: Begini Cara Merawat dan Memperlakukan Foldable Smartphone Secara Benar Agar Awet
1. Power bank tidak boleh masuk pesawat?
Mitos tentang power bank satu ini kerap membuat banyak orang bingung dan ragu untuk membawa power bank ke dalam kabin pesawat terbang. Benakarkah power bank tidak boleh dibawa masuk ke kabin pesawat?
Keraguan dan kebingungan ini berdasar dari mitos yang beredar soal power bank bisa meledak di dalam pesawat. Faktanya, berdasarkan aturan dari Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Kementerian Perhubungan RI, penumpang tetap boleh membawa power bank ke pesawat dengan syarat tertentu.
Syarat tertentu tersebut adalah kapasitas power bank tidak lebih dari 100 Wh atau 20.000 mAh. Selain itu penumpang tidak boleh mengecas smartphone dengan power bank selama penerbangan.
Ini karena proses charging membuat power bank menghasilkan panas.
Baca Juga: Mengapa Orang Jepang Tak Bisa Lepas dari Smartphone atau Ponsel Pintar?