Dengan melihat berbagai manfaat tadi, urban farming menjadi salah satu konsep pertanian yang ideal diterapkan di masa depan!
Baca Juga: Eat Local Movement, Gerakan Makan Pangan Lokal Yang Bisa Mendukung UMKM. Simak Manfaat Lainnya!
Aneka Jenis Urban Farming
Bagi kamu yang tertarik mencoba bercocok tanaman dengan metode ini, ada banyak jenis urban farming yang bisa kamu terapkan di rumah, berikut beberapa di antaranya:
- Akuaponik
Salah satu penerapan urban farming di rumah bisa dengan teknik akuaponik. Budidaya dengan memadukan konsep tanam dan ternak ikan ini bisa memenuhi kebutuhan pangan hewani dan nabati.
Beberapa tanaman yang cocok dengan akuaponik antara lain kangkung, pakcoy, dan selada. Teknik akuaponik juga bisa kita padukan dengan ikan lele.
- Vertikultur
Penerapan lain dari urban farming bisa dengan teknik vertikultur, atau teknik bertanam di lahan sempit. Metode ini menggunakan bidang vertikal bertingkat sebagai media bercocok tanam.
Biasanya, vertikultur menggunakan paralon atau botol untuk menanam sayuran, seperti seledri, bayam, dan sawi.
- Hidroponik
Media hidroponik juga bisa kita manfaatkan untuk menerapkan urban farming di rumah. Hidroponik sendiri adalah menanam tanaman 100% dengan media air, dan campuran nutrisi yang dibutuhkan sayuran untuk mempercepat proses pertumbuhan.
Teknik hidroponik cocok untuk menanam pakcoy, kangkung, basil, atau bayam.
***