PejuangKantoran.com - Song Hye-kyo, aktris Korea Selatan yang telah berkarier hampir tiga dekade, berbicara tentang cara dia menghadapi komentar jahat yang sering muncul seiring dengan popularitasnya.
Memulai debut pada 1996 dalam drama First Love saat berusia 14 tahun, Song Hye-kyo segera mencuri perhatian lewat drama Autumn in My Heart pada 2000. Kariernya semakin bersinar dengan peran-peran di drama terkenal seperti All In, Full House, dan Descendants of the Sun yang menambah pengaruhnya di kancah internasional.
Namun, popularitas tidak selalu datang tanpa tantangan. Sebagai seorang selebriti, Song Hye-kyo kerap harus menghadapi rumor dan komentar jahat.
Baca Juga: Tanaman Hias yang Sempurna untuk Zodiakmu di Kantor, Siapa Tahu Bisa Bikin Kamu Jadi Zen!
Meski sudah terbiasa, ia mengungkapkan bahwa komentar yang ditujukan kepada keluarganya tetap bisa membuatnya sangat sedih. Song Hye-kyo juga berbagi pengalaman ketika dia ditanya langsung mengenai rumor yang beredar, yang menurutnya sangat tidak menyenangkan.
Dalam menghadapinya, Song Hye-kyo menemukan dukungan dari penulis naskah Noh Hee-kyung. Noh mengajarinya untuk mencintai diri sendiri dan fokus pada hal-hal positif dalam hidup. Pesan ini menjadi penguat Song Hye-kyo dalam menghadapi masa-masa sulit dan untuk terus maju meski banyak rintangan.
Selain itu, Song Hye-kyo kini kembali ke layar lebar setelah 11 tahun absen, memilih film bergenre okultisme Dark Nuns yang merupakan spin-off dari film The Priests.
Baca Juga: Punya 2 Akun BPJS TK, Ini Cara Menggabungkan Saldo JHT Secara Online
Setelah sukses dengan serial The Glory, yang memperkuat keahliannya dalam drama, Song Hye-kyo merasa Dark Nuns adalah tantangan baru yang membawanya pada ekspresi berbeda dalam berakting.